JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Partai UKM Indonesia adalah partai baru berdiri 7 Mei 2021 di Senen Jakarta Pusat, dan terpilih intelektual muda Syafrudin Budiman SIP sebagai Ketua Umum. Selain itu Herdianti Puspitasari, S.Si diaulat sebagai Sekretaris Jenderal dan Dipl T. Peratikno Rz sebagai Bendahara Umum.
Kepengurusan DPP Partai UKM Indonesia didominasi 70 persen dari kalangan muda dan 60 persen perempuan. Banyak Aktivis, Intelektual, Pengusaha Kecil dan Menengah, Pedagang, Jurnalis, Pengacara, tokoh-tokoh milenial dan perempuan bergabung.
Hal ini disampaikan Syafrudin Budiman SIP Ketua Umum DPP Partai UKM Indonesia dalam rilisnya, Sabtu (15/01/2021) di Jakarta.
Dalam pembentukan kepengurusan DPW Propinsi dan DPD Kabupaten/Kota Partai UKM Indonesia akan memberikan panggung strategis atau karpet merah kepada kader Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Terutama di posisi Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) DPW dan DPD se Indonesia.
“Partai UKM Indonesia memberikan ruang seluas-luasnya bagi kader dan aktivis Angkatan Muda NU dan Muhammadiyah bergabung. Bahkan kami akan menempatkannya di posisi strategis di KSB,” kata Gus Din sapaan akrabnya.
Menurut Gus Din yang cicit almarhum KH Hasan Basri (Hasan Gipo) Ketua Tanfidziyah PBNU pertama kali asal Ampel Surabaya ini, peluang ini diberikan sebagai wujud komitmen kepada kader muda Milenial. Katanya, NU dan Muhammadiyah adalah ormas terbesar di Indonesia dan memberikan kontribusi kuat bagi berdirinya Negara Republik Indonesia (NRI).





