Mengingat kembali, Paijo dulu sering mengingatkan Sengkuni untuk tidak bermain uang dalam perusahaan PT. Pasukan Jembuk – Jembuk. Saat Sengkuni meminta uang dan menjanjikan beberapa orang masuk dan diterima di PT. Pasukan Jembuk – Jembuk namun nyatanya tidak diterima.
Nampaknya ada beberapa kubu dalam tubuh PT. Pasukan Jembuk – Jembuk yang diakibatkan oleh tingkah Sengkuni. Para manajer senior pun mengancam akan melakukan gerakan dan membuka kebobrokan Sengkuni bahkan di internal PT. Pasukan Jembuk – Jembuk.
Perlu diketahui bahwa Anas Pengusaha Angkot pernah berurusan dengan penegak hukum.
Sekian dulu para pembaca setia fiksi Anas Pengusaha Angkot. Selanjutnya kita akan ulas dan bahas fiksi berkaitan dengan aliran dana yang fantastis dari para manajer dan sekretaris PT. Pasukan Jembuk – Jembuk sebagai hasil target dari Anas Pengusaha Angkot dan algojo dibelakangnya.(oleh Veri Kurniawan)





