Sabtu, 28 Mei 2022
25 C
Surabaya
More
    LifeStylePerselingkuhan Dapat Menyebabkan Trauma Bagi Korban

    Perselingkuhan Dapat Menyebabkan Trauma Bagi Korban

    Jakarta (WartaTransparansi.com) – Psikolog dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto mengingatkan perselingkuhan dapat menyebabkan trauma bagi korban.

    “Perselingkuhan dapat menyebabkan trauma. Mereka yang mengalami perselingkuhan ternyata memenuhi kriteria untuk gangguan stres pascatrauma (PTSD),” kata Kasandra saat dihubungi WartaTransparansi.com, Jumat.

    Dia melanjutkan, berbagai masalah juga akan muncul sebagai respon emosional akibat perselingkuhan, antara lain banyak pikiran, gangguan makan dan tidur, suasana hati yang tidak menentu, masalah kesehatan, hingga depresi.

    “Dampak yang dirasakan (oleh korban perselingkuhan) juga di antaranya menyalahkan diri sendiri dan merasa jika harga dirinya rendah,” imbuh dia.

    Selain itu, Kasandra mengatakan perselingkuhan juga akan membawa dampak negatif terhadap anak. Menurutnya, anak yang orangtuanya selingkuh dapat sangat tertekan, stres, atau depresi.

    Baca juga :  Samuel L. Jackson bergabung dengan Chris Pratt di “Garfield”

    “Perasan tertekan seperti ini dapat membuat si anak menjadi lebih pendiam, jarang bergaul, dan prestasi sekolahnya akan merosot,” ujar Kasandra.

    Sebaliknya, lanjut dia, anak juga dapat menjadi pemberontak. Jiwa labil seorang anak yang sedang depresi dapat menggiringnya ke dalam pergaulan yang salah dan membenci orang tua mereka.

    Oleh karena itu, Kasandra juga mengingatkan pentingnya jaga komitmen dalam hubungan supaya tidak terjadi perselingkuhan.

    Ada pun cara yang dapat dilakukan untuk menghindari perselingkuhan dalam hubungan, menurut Kasandra, di antaranya mewujudkan komunikasi secara transparan dan harmonis atas saling pengertian satu sama lain.

    Kemudian, meningkatkan kekuatan dan ketahanan diri yang dilandasi konsep diri dan rasa percaya diri yang mantap.

    Baca juga :  Netmarble Merilis Game Gratis “Ni No Kuni: Cross Worlds”, Berikut ini Link Downloadnya

    “Kondisi ini dapat membantu dalam pengambilan keputusan secara tepat dan bertanggung jawab serta terhindar dari kemungkinan pengaruh negatif pihak lain,” imbuh dia.

    Tak hanya itu, mengembangkan kontak sosial secara baik dan sehat baik di dalam maupun di luar keluarga juga penting dilakukan.

    Sementara itu, jika menjadi korban, Kasandra juga membagikan tips yang dapat dilakukan untuk membantu pemulihan pasca perselingkuhan, di antaranya mengatur tahapan penyembuhan, memperoleh kisah-kisah positif, menyadari dampak perselingkuhan, dan memilih jalan yang positif.

    Reporter : Sabarudin
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : Antaranews

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan