Rabu, 28 September 2022
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanSuyono Wiling : Saya Didaulat Ketua DPC Berbuat Kebaikan Untuk Alam

    Suyono Wiling : Saya Didaulat Ketua DPC Berbuat Kebaikan Untuk Alam

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) – Bank Sampah Bergerak Bersama Masyarakat (BBM) Dusun Serut, Desa Sidokerto, Kecamatan Sidorejo berhasil mengolah sampah menjadi pundi pundi uang.Pengelolaan dilakukan oleh remaja Karang Taruna setempat. Dengan prinsip cinta lingkungan dan menanamkan bersih lingkungan, Bank Sampah BBM juga mampu membangkitkan semangat pemuda untuk berguna bagi kepentingan masyarakat.

    Priyo Bekti Ketua Bank Sampah BBM, Desa Sidokerto Kecamatan Sidorejo mengatakan BBM ini merupakan wadah bagi remaja milenial berkreativitas. Untuk itu, pemuda harus bangkit dan bisa berguna bagi kepentingan masyarakat. “Kita berhasil mengedukasi masyarakat serta bermitra dalam pengelolaan sampah yang ada di desa. Kita tergerak menjaga lingkungan dalam pengelolaan sampah warga,” ungkap Priyo, saat kegiatan peresmian BBM dan perayaan tahun baru 2022

    Baca juga :  Warga Sidomulyo Gotong Royong Bersihkan Puing Puing Sisa Kebakaran Rumah

    Sementara itu Suyono Wiling Ketua Komisi D sekaligus pembina Bank Sampah BBM menyampaikan kami selaku petugas partai tentu taat dan patuh terhadap instrument Partai melalui ketum kami ibu Hj. Megawati Soekarno Putri ,ketua DPD dan ketua DPC beliau pak H. sujatno menjalankan intruksinya untuk berdamai / berbuat kebajikan ke alam semesta.

    “Kebetulan saya didaulat Pak ketua DPC sekaligus ketua DPRD Magetan sebagai ketua komisi D DPRD yang salah satu tupoksinya terkait penanganan sampah dan di bawah naungan dinas lingkungan hidup” ujar Yono Wiling Kami bersama kawan kawan mencoba merumuskan pengelolaan sampah selesai di tingkat desa

    “Sesuai arahan beliau Pak Sujatno,saya harus konsisten terhadap penyelesaian sampah paripurna tingkat desa / kelurahan” ujar Wiling sapaan akrab Suyono. Kami telah membuat rumusan rumusan diantaranya Seperti kita ketahui bersama bahwa sampah merupakan momok sosial jika hanya ditumpuk di TPA, maka dalam hitungan tahun akan menumpuk dan menumpuk hingga overload. Selanjutnya pemkab melakukan pengadaan lahan untuk menampung sampah .

    Baca juga :  Gelar Seni Budaya dan Bazar UMKM Meriahkan Sosialisasi Pemberantasan Rokok Ilegal

    Jika hal ini terus menerus dilakukan maka Magetan akan menciptakan gunung sampah sekaligus menciptakan sumber malapetaka berupa penyakit.

    kami telah mencoba mncari formula yang bisa diterapkn bagi kawan kawan komunitas BBM dengan pola cukup efisien namun dapat menyelesaikan persoalan sampah paripurna tingkat desa / kelurahan seperti yang kita lakukan saat ini. Kami bersama kawan kawan BBM selalu dan selalu melakukan evaluasi menuju kesempurnaan.Perlu kami sampaikan bahwa upaya kami bersama Bank Sampah BBM tanpa ada budget sedikit pun dari APBD maupun APBDes. “Semua dari gotong royong kami bersama komunitas juang BBM,’ ucap Wiling.

    Dan kini hasilnya sudah dinikmati baik itu oleh maayarakat desa maupun komunitas juang Bank Sampah BBM.Lingkungan warga juga bersih dari sampah dan komunitas kami juga dapat memberdayakan para pemuda yg tergabung dalam karang taruna dan sukses mengjasilkan pundi pundi rupiah.Dijelaskan Wiling saat ini ada sekitar 14 komunitas bank sampah se Kabupaten Magetan yang menjadi binaannya.(rud)

    Reporter : Rudy Ardi

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan