Sabtu, 22 Januari 2022
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoNing Ita Lounching Pembayaran Pajak Melalui Aplikasi Q-Ris

    Ning Ita Lounching Pembayaran Pajak Melalui Aplikasi Q-Ris

    MOJOKERTO (Wartatransparansi.com) – Wali Kota Mojokerto, Ning Ita mulai hari ini, menerapkan pembayaran retribusi maupun PBB (Pajak Bumi & Bangunan) menggunakan aplikasi Q-Ris, Selasa (14-12-2021). Upaya ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi warganya, karena dengan percepatan era digitalisasi di kota Mojokerto, cara pembayaran menggunakan QR-Code langsung koneks dengan Bank Jatim.

    “Mulai saat ini, warga kota Mojokerto tidak perlu ribet lagi untuk membayar retribusi PBB, karena sudah bisa dilakukan dengan, cara pembayaran menggunakan QR-Code langsung koneks dengan Bank Jatim,” jelas Ning Ita, usai Lounching Pembayaran Pajak Melalui Market Place dan Pengundian Hadiah Gebyar PBB Tahun 2021, di pendopo Sabha Mandala Tama Pemkot Mojokerto. Selasa, (14/12/2021), pagi tadi.
    Masih kata NIng, dalam 5 tahun mengemban amanah di kota Mojokerto, dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) kota Mojokerto tahun 2018 hingga 2023. Pada misinya ingin mewujudkan Kota Mojokerto yang Berdaya Saing, Mandiri, Demokratis, Adil Makmur, Sejahtera, dan bermartabat

    Baca juga :  Divonis 1,4 Tahun Perkara Normalisasi, Mantan Bupati Mojokerto Ganti Didakwa Terima 48 M Kasus Jual Beli Jabatan

    “RPJMD ini sudah disahkan menjadi Perda dan menjadi dasar bagi kami bersama seluruh jajaran yang ada di Pemkot Mojokerto, termasuk DPRD untuk mensukseskan seluruh RPJMD Kota Mojokerto dengan misinya yaitu Terwujudnya Kota Mojokerto yang Berdaya Saing, Mandiri, Demokratis, Adil Makmur, Sejahtera, dan bermartabat”, katanya.

    Yang pertama, dengan adanya sasaran ststrategis. Untuk meningkatkan tentu saja salah satunya adalah pembayaran PBB yang peroleh dari masyarakat. Kemudian yang kedua, juga mewujudkan akuntabilitas keuangan dan aset daerah di mana mengukurnya dengan kapasitas fiskal daerah.

    “Ini dalam menghasilkan keuangan atau sumber pendapatan sehingga diharapkan Kota Mojokerto tidak terlalu banyak tergantung dengan pemerintah pusat. Termasuk sinergi kerjasama dengan beberapa pihak swasta,” Imbuhnya.

    Baca juga :  City Tour Soekarno Ing Tlatah Majapahit 

    Dijelaskan, dalam upaya untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan yang ada di dalam RPJMD merupakan amanah dari Keputusan Presiden Nomor 3 tahun 2021. “Kami berupaya dengan adanya tugas percepatan dan perluasan digitalisasi daerah,”jelasnya.

    Digitalisasi daerah yang sudah dilakukan dengan adanya sistem pembayaran cashless melalui aplikasi Q-Ris. Tidak hanya dalam rangka membayar PBB saja namun retribusi yang ada di pasar-pasar tradisional, masyarakat juga sudah melakukan pembayaran melalui Q-Ris.

    “Angkanya sudah 500 lebih pedagang pasar yang mengakses pembayaran retribusi pasar melalui Q-Ris. artinya apa bapak ibu tidak hanya panjenengan yang hadir di sini, pedagang pasar tradisional pun sudah melek digital,” tandasnya.

    “Tidak hanya bisa membayar melalui Q-Ris tapi bisa lewat Indomaret, Alfamart, dan bisa macam-macam, berbagai market place pun bisa”, tukas Ning Ita. (*)

    Reporter : Gatot Sugianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan