Forkopimda Surabaya bersama Tokoh Lintas Agama Susun Protap Nataru

Forkopimda Surabaya bersama Tokoh Lintas Agama Susun Protap Nataru

Eri menambahkan, nantinya hasil dari diskusi ini akan diterapkan selama pelaksanaan perayaan Nataru mendatang. Mulai dari konsep, pemetaan, pelaksanaan ibadah di gereja, hingga penataan parkir, nantinya akan didiskusikan bersama jajaran Forkopimda Surabaya dan tokoh lintas agama.

“Nanti hasilnya akan dijadikan protap Nataru dan kita jaga bersama. Saya yakin seluruh umat beragama yang ada di Kota Surabaya bisa saling menjaga pelaksanaan Ibadah Natal 2021,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Yusep mengatakan, pola pengamanan yang akan dilaksanakan pada Nataru mendatang akan melibatkan berbagai lapisan di jajaran Forkopimda Surabaya. Mulai dari TNI, Satpol PP, MUI Surabaya, fungsi organisasi masyarakat (Ormas) seperti Banser dan Pemuda Muhammadiyah.

Kombes Pol Yusep menjelaskan, fokus kegiatan pengamanan Nataru mendatang akan dikonsentrasikan sejak tanggal 17 – 25 Desember 2021. Sedangkan puncaknya, pada tanggal 24 – 25 Desember akan dilakukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (PAM) kebaktian.

“Nanti ada 347 kegiatan. Pada tanggal 24 Desember 2021 ada 47 Gereja yang akan melaksanakan kebaktian dengan beberapa kegiatan mulai pukul 04.30 WIB – 21.00 WIB. Kemudian di tanggal 25 Desember 2021, ada 73 Gereja yang akan melaksanakan kegiatan kebaktian,” kata Yusep.

Di rapat koordinasi keempat ini, Kombes Pol Yusep menyatakan, bahwa umat Kristiani yang menjalankan Ibadah Natal, dipastikan merasa aman dan nyaman serta kondusif. Meski begitu, ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama perayaan Nataru.

“Pastinya kami memohon dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat Kota Surabaya, di tengah pandemi Covid-19 ini terus menjaga prokes. Saat Nataru, izin pembatasan akan kami sesuaikan dengan ketentuan Imendagri No 66 dan No 67 yang sudah keluar. Pada tempat-tempat tertentu akan dibatasi izin buka hingga pukul 22.00 WIB,” ujarnya. **