Sabtu, 22 Januari 2022
25 C
Surabaya
More
    OlahragaSurabaya Juara Umum Kejurnas Selam Finswimming Piala Gubernur Jatim

    Surabaya Juara Umum Kejurnas Selam Finswimming Piala Gubernur Jatim

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Kota Surabaya tampil sebagai juara umum

    Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Selam Finswimming Antar-Kabupaten/Kota se Indonesia memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur 2021 yang berakhir Minggu (5/12/2021) di Kolam Renang Dispora-KONI Jatim.

    Dari tiga hari penyelenggaraan sejak Jumat (3/12/2021) lalu, kontingen Kota Pahlawan tersebut mengumpulkan 31 medali emas, 16 medali perak dan 16 medali perunggu. Mengungguli Kabupaten Pasuruan dan Kota Bekasi. Kabupaten Pasuruan mengumpulkan 16 medali emas, 10 medali perak 6 medali perunggu. Sedangkan Kota Bekasi mengumpulkan 14 emas, 12 perak dan 11 perunggu.

    Kejurnas cabor selam katagori kolam ini diikuti sebanyak 800 atlet dari 13 provinsi dan 56 kabupaten/kota kota. Namun hanya 30 kabupaten/kota yang mampu membawa pulang medali yang perebutkan.

    Baca juga :  Konsentrasi Pemain di Menit Krusial Jadi Catatan Pelatih Persik Kediri

    Hadir pada penutupan kejurnas tersebut, Ketua Harian KONI Jatim M. Nabil didampingi Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Mirza Muttaqin untuk menyerahkan Piala Gubernur Jatim kepada kontingen Surabaya sebagai juara umum bersama peringkat kedua Kabupaten Pasuruan dan ketiga Kota Bekasi.

    Dalam kesempatan itu, Nabil menegaskan bahwa faktor pembinaan yang baik seperti pembibitan secara kontinyu membawa dampak positif dalam meraih prestasi. Dan itu sudah dibuktikan oleh cabor selam. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Mas Mirza sebagai Ketua Pengprov POSSI Jatim yang sudah melakukan hal itu. Termasuk dengan mengadakan kegiatan baik di tingkat regional maupun nasional. Hasilnya sudah ditunjukkan prestasi selam selama ini. Hal itulah yang patut ditiru oleh cabor-cabor lain,” ucapnya.

    Baca juga :  Deltras Bertekad Lolos ke Liga 2 Musim Depan

    Diakui Nabil penyiapan regenerasi sangat penting agar tidak mengalami regenerasi yang hilang. Dan, itu pernah terjadi di cabor renang Jatim ketika sukses di PON 2008 Kaltim namun gagal total di PON berikutnya di Riau. Karena itulah, pengalaman seperti ini harus menjadi perhatian termasuk di selam dimana beberapa atletnya sudah perlu ada regenerasi.

    Sementara itu, Ketua Pengprov POSSI Jatim Mirza Muttaqin menambahkan, melalui event ini memang sasarannya untuk generasi dan pembibitan. Dan, hasilnya para peselam muda dari kabupaten/kota di Jatim mampu menunjukkan kemampuannya.

    Kejurnas selam finswimming tahun ini terus meningkat jumlah pesertanya dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Apalagi, dua tahun sebelumnya, kejurnas selama finswimming ini sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. (sr)

    Reporter : Samuel Ruung
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan