Kamis, 2 Desember 2021
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoOptimalkan Koperasi Syariah, Ning Ita Gelar Pelatihan Akutansi Syariah

    Optimalkan Koperasi Syariah, Ning Ita Gelar Pelatihan Akutansi Syariah

    MOJOKERTO (Wartatransparansi.com) – Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kantor Diskopukmperindag Mojokerto kota mengelar Pelatihan Akuntansi Syariah, bagi pengelola koperasi yang tersebar di Kota Mojokerto. Upaya ini diaksudkan agar Koperasi di Kota Mojokerto yang berbasis Syariah mampu berkembang secara optimal.

    Menurut Ning Ita, panggilan akrabnya Walikota Mojokerto, Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya mencari terobosan baru dalam mendukung peran koperasi untuk mendorong pemeberdayaan masyarakat ditengah pandemi covid-19. Salah satu terobosan inovatif adalah dengan menggelar Pelatihan Akuntansi Syariah bagi Koperasi.

    “Saya melihat salah satu indikator keuangan syariah yaitu Baitul Maal Wa Tamwil atau BMT, sebagai lembaga keuangan mikro syariah yang mendukung peningkatan inklusi keuangan, tentu peranya sangat strategis”ungkap Ning Ita, saat membuka Pelatihan Akuntansi Syariah di Jimbaran Resto, Jl. Raya Bypass, Selasa (26/10/2021).

    Masih kata Ning Ita, Pelatihan Akuntansi Syariah Bagi Koperasi yang dibantu Kepala Diskopukmperindag mojokertokota yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Bina Koperasi Helmi dan narasumber dari Koppontren Sidogiri Pasuruan Abdul Majid Umar tersebut, dilaksanakan secara berkala bagi koperasi di Kota Mojokerto.

    “Terdapat 196 koperasi se-Kota Mojokerto dengan berbagai jenis usaha dan sistem. Pemerintah Kota Mojokerto berupaya agar koperasi se-Kota Mojokerto dapat menerima pelatihan sesuai kebutuhan,” hrap Ning Ita.

    Menurut Waikota, pada kesempatan ini, pelatihan berfokus kepada koperasi syariah yang belum sepenuhnya menerapkan dan menerapkan prinsip syariah. Terdapat 40 peserta yang berasal dari 12 koperasi syariah di Kota Mojokerto.

    Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas dan kompetensi SDM koperasi (Dana SAK). Serta, sebagai upaya untuk mendorong gerakan koperasi syariah dan dapat menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam praktiknya.

    Masih penjelasan Ning Ita, bahwa sektor ekonomi penting untuk terus digerakkan sehingga seluruh kegiatan ekonomi harus tetap berjalan. koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa harus dikuatkan dan berperan termasuk di saat pandemi COVID-19.

    Merujuk hal tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto menerbitkan beberapa regulasi mulai dari restrukturisasi dan memberikan retribusi bagi pelaku ekonomi, mikro di Kota Mojokerto. Hal ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah dan masyarakat, inilah yang termasuk dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam pemberian fasilitas pelatihan.

    Ning ita berterima kasih dan memberikan apresiasi atas komitmen peserta untuk dapat mengikuti pelatihan hingga selesai. Sehingga, transfer ilmu akan berhasil dan tercipta pemahaman yang lebih komprehensif untuk koperasi Kota Mojokerto. (*)

    Reporter : Gatot Sugianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan