Pengasuh PP. Mabadiul Ihsan, Syukron Makmun Hidayat menjelaskan bahwa para santri mempersiapkan secara serius upacara tersebut. Untuk pasukan pengibar benderanya dan seluruh petugas upacara dilatih secara khusus dari TNI.
“Mereka digembleng hampir satu bulan ini, agar bisa melaksanakan upacara selayaknya pada acara-acara kenegaraan,” terangnya.
Untuk upacaranya sendiri, langsung dipimpin oleh Ketua Yayasan PP Mabadiul Ihsan H. Abdullah Azwar Anas. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa HSN ini momentum memperkuat nasionalisme.
“Hari santri ini diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang resolusi jihad yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asy’ari dan para kiai untuk mempertahankan kemerdekaan. Hal ini menegaskan kepada kita tentang kewajiban untuk membela negara,” ujar Anas.
Lebih jauh dia juga menegaskan bahwa karakter utama para santri terletak pada akhlakul karimahnya. Saat ini, akses pengetahuan dan pendidikan sangatlah mudah. Sehingga membuat banyak orang bisa menjadi pribadi yang cerdas.
“Namun, tidak semuanya memiliki pendidikan akhlak yang baik. Sehingga tak sedikit akhirnya membuat mereka berani pada orang tua, guru dan sesamanya. Oleh karena itu, akhlakul karimah yang dimiliki oleh para santri ini, harus dipegang teguh. Karena ini akan menjadi kunci sukses kalian,” papar Anas.
Dalam rangkaian HSN 2021 ini, PP. Mabadiul Ihsan juga mencatatkan prestasi juara pertama Festival Banjari yang diselenggarakan oleh Rabithah Ma’ahidil Islamiyah (RMI) NU Banyuwangi. Selain itu, di sela-sela upacara, juga dikukuhkan Gugus Depan Gerakan Pramuka Terpadu PP. Mabadiul Ihsan oleh Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Banyuwangi. (*)





