Selasa, 3 Agustus 2021
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaRS Lapangan Tembak Mulai Beroperasi, Hari Pertama Sudah Masuk 180 Orang

    RS Lapangan Tembak Mulai Beroperasi, Hari Pertama Sudah Masuk 180 Orang

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Rumah Sakit (RS) Lapangan Tembak yang berada di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya mulai beroperasi hari ini, Minggu  (11/7/2021) sore.

    Keputusan itu disampaikan Walu Kota Surabaya Eri Cahyadi setelah mengecek berbagai fasilitas kesehatan di rumah sakit darurat itu.

    Eri mengatakan bahwa mulai sore ini sekitar pukul 15.00 WIB, RS Lapangan Tembak akan diisi oleh pasien Covid-19. Pasien yang akan ditempatkan di RS ini merupakan pasien yang direkomendasikan oleh RSUD Moh Sowandhie. Artinya, tidak diperuntukkan bagi masyarakat yang datang secara tiba-tiba.

    “Jadi, yang di Soewandhie itu nanti kita kurangi, bagi pasien yang kondisinya mulai membaik, tinggal tunggu hasil PCR-nya negatif, bisa dipindahkan ke sini. Selain itu, yang antre di IGD yang sudah mulai membaik, kita akan tarik dan akan ditempatkan di RS ini,” katanya.

    Baca juga :  Armuji Galang Wakil Kepala Daerah se-Jatim Atasi Pandemi Covid- 19

    Menurutnya, di RS Lapangan Tembak ini sudah disediakan oksigen beserta bednya sebanyak 200 unit, sehingga pasien yang ada di RSUD Moh Sowandhie yang kondisi mulai membaik dan tidak butuh perawatan yang berat, bisa dibawa ke RS ini.

    “Itu artinya, nanti di Sowandhie ada pengurangan pasien yang dirawat di IGD dan kamar-kamar. Saya juga perlu sampaikan bahwa warga Surabaya yang nantinya akan melakukan pemeriksaan, harus dilakukan di IGD RSUD Moh Sowandhie dulu, karena di sini tidak ada pemeriksaan lengkapnya, seperti lab dan sebagainya,” ujarnya.

    Ia juga memastikan bahwa sekitar pukul 15.00 WIB, ada sekitar 90 orang yang akan dibawa ke RS Lapangan Tembak itu. Kemudian sekitar pukul 19.00 WIB, pihaknya akan mendatangkan lagi pasien sekitar 90 orang lagi. Berarti totalnya 180 orang.

    Baca juga :  TNI AL Siapkan RS Lapangan di Surabaya Ringankan Beban Pemkot

    Dengan begitu, ia berharap pelayanan di IGD RSUD Sowandhie bisa lebih maksimal untuk warga Surabaya yang mengalami gejala berat.

    “Jadi, fungsinya RS ini memang untuk mengurai dan mengurangi beban di Sowandhie, sehingga warga yang gejala berat, bisa langsung ke Sowandhie dan bisa langsung dicek lab. Kalau kondisinya tidak terlalu berat, nanti Sowandhie bisa mengarahkan ke RSLT ini, jadi tidak bisa warga langsung ke sini,” tegasnya.

    Ke depannya, lanjut dia, rujukan pasien dari Puskesmas pun harus ke RSUD Moh Sowandhie terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan lengkap. Sebab, di RS Lapangan Tembak itu belum dilengkapi lab untuk dilakukan pemeriksaan lengkap.

    “Jadi, saya harap pasien itu tenang dulu. Jadi jangan langsung berpikir akan langsung dilarikan ke RS ini, nanti malah bingung, karena di sini tidak ada lab-nya, tidak bisa ronsen juga, sehingga alurnya kira-kira seperti itu,” ujarnya.

    Baca juga :  Wali Kota Apresiasi PTSM Bagikan Sembako hingga Beri Ruang UMKM Berjualan

    Eri memastikan bahwa nantinya di lantai 2 RS Lapangan Tembak itu juga akan diisi oleh pasien Covid-19 yang OTG atau gejala ringan. Sehingga ketika ada warga yang positif Covid-19 tapi gejala ringan, bisa langsung dibawa ke Hotel Asrama Haji (HAH) atau bisa juga dibawa ke RS ini.

    “Yang OTG ini nanti akan kita tempatkan di lantai 2, sudah kami siapkan juga,” katanya. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan