Minggu, 1 Agustus 2021
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaSurabaya, Bangkalan, dan Pemprov Sepakat Sekat Suramadu dari Dua Arah

    Surabaya, Bangkalan, dan Pemprov Sepakat Sekat Suramadu dari Dua Arah

    * Ada Varian Delta India di Madura

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya terus berusaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satu upaya dengan menerapkan screening atau penyekatan di akses Suramadu sisi Surabaya dengan dua arah.

    Bahkan untuk memasifkan hal itu, Pemkot Surabaya, Pemkab Bangkalan dan Pemprov Jatim sepakat untuk menerapkan penyekatan dari kedua arah. Yakni, menyekat akses Suramadu dari arah Surabaya menuju Bangkalan maupun sebaliknya.

    Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, bahwa screening merupakan bentuk kebersamaan pemerintah daerah di Jawa Timur dalam menekan laju penyebaran Covid-19. Karenanya, ke depan swab dititikberatkan di sisi Bangkalan kepada pengendara plat M yang akan menuju ke Surabaya melalui Jembatan Suramadu.

    Baca juga :  Armuji Galang Wakil Kepala Daerah se-Jatim Atasi Pandemi Covid- 19

    “Jadi, Fainsya Allah, nanti (swab) yang dari Bangkalan akan dilakukan oleh Bupati Bangkalan. Surabaya nanti membantu ketika yang dari Bangkalan sudah tidak mampu (lolos), yang selain plat M (Madura) kita lakukan (swab),” kata Eri di sela memimpin penyekatan di akses Suramadu sisi Surabaya, Rabu (16/6/2021).

    Selain itu, Eri menyebut, swab juga dilakukan kepada pengendara dari arah Surabaya yang akan menuju ke Bangkalan melalui akses Suramadu.

    “Dari Surabaya masuk ke Bangkalan kita juga lakukan swab. Ini yang disampaikan Bu Gubernur, bagaimana kita saling-bahu membahu menjaga antara pemerintah yang ada di Jawa Timur,” ujarnya.

    Dengan demikian, maka tugas utama Satgas Covid-19 Surabaya ke depan adalah memastikan setiap warga yang akan masuk ke Bangkalan, Madura, terbebas dari Covid-19. Meski demikian, pihaknya menyatakan tetap akan membantu Pemkab Bangkalan untuk melakukan swab kepada pengendara yang lolos penyekatan di sisi Madura.

    Baca juga :  Ketua DPRD Jatim Minta Khofifah segera Isi OPD Kosong

    “Tapi tugas kami yang utama adalah menjaga Madura, menjaga Bangkalan dari (pengendara) yang mau masuk ke Bangkalan. Itu yang kita lakukan,” terangnya.

    Menurutnya, keputusan ini sesuai dengan kesepakatan bersama dalam rapat koordinasi Forkopimda Jatim, Surabaya dan Bangkalan pada Selasa (15/6/2021) malam.

    Di tempat sama, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyatakan, telah berkoordinasi dengan Bupati Bangkalan mengenai langkah preventif menekan laju penyebaran Covid-19.

    Menurutnya, karena Bangkalan berbatasan dengan Surabaya dan Sampang, maka screening juga sebaiknya dilakukan di kedua wilayah itu.

    “Kalau di Suramadu bagian Surabaya, Pemkot Surabaya bersama Polres dan Dandim melakukan screening di sini, maka sebaiknya juga dilakukan antisipasi dan kewaspadaan untuk Sampang,” katanya.

    Baca juga :  TNI AL Siapkan RS Lapangan di Surabaya Ringankan Beban Pemkot

    Apalagi, sebut Khofifah, genome sequencing dari laboratorium Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) berdasarkan hasil penyekatan di akses Suramadu, menemukan adanya mutasi Covid-19 Varian Delta India (B16172). Varian tersebut, diketahui memiliki kecepatan penyebaran yang lebih tinggi.

    “Oleh karena itu, (perlu) kewaspadaan kehati-hatian dan protokol kesehatan yang ketat. Kemudian, tolong vaksinasi bagi yang belum. Saya rasa itu harus satu paket,” tegasnya. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly Aljufri
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan