Minggu, 1 Agustus 2021
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaIKAMA Dukung Langkah Surabaya dan Minta Warga Madura Disiplin

    IKAMA Dukung Langkah Surabaya dan Minta Warga Madura Disiplin

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Perwakilan Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) audiensi dengan Wali Kota Eri Cahyadi, Senin (14/6/2021) sore.  Dalam audiensi itu, IKAMA memberikan apresiasi dan dukungan kepada Satgas Covid-19 Surabaya dalam menekan laju penyebaran Covid-19. Salah satunya melalui penerapan screening atau penyekatan di akses Jembatan Suramadu.

    Eri mengatakan, tidak ada pembatasan bagi siapapun warga yang akan masuk ke Kota Pahlawan. Hanya saja, karena di masa pandemi Covid-19, tentunya warga yang akan masuk ke Surabaya harus dipastikan sehat.

    “Siapapun, silakan masuk Surabaya, tidak ada pembatasan. Tetapi harus ada surat sehatnya, makanya diswab,” katanya usai menerima audiensi IKAMA di ruang kerja Balai Kota Surabaya, Senin (14/6/2021) sore.

    Sejak awal, Eri selalu menyampaikan, bahwa Covid-19 adalah musibah. Sehingga untuk menekan laju penyebaran, Satgas Covid-19 Surabaya menerapkan penyekatan untuk melindungi warga. Meski begitu, gotong-royong dan kerja keras dari semua pihak dibutuhkan untuk menanggulangi musibah ini.

    Baca juga :  Sejumlah RW di Surabaya Siapkan Ruang Isolasi Mandiri untuk Warganya

    “Karena ini adalah perbatasan maka saya sampaikan, bersama beliau-beliau inilah dari Ikama kita bareng-bareng jaga Surabaya. Bagaimana orang yang masuk ke Surabaya itu semuanya harus sehat,” tuturnya.

    Bagi Eri, Surabaya dan Bangkalan, Madura adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Sehingga untuk menekan laju penyebaran Covid-19 dibutuhkan pula sinergitas dari kedua pemangku kepentingan.

    “Karena ini ada dua wilayah, alhamdulillah beliau (pembina IKAMA) akan menyampaikan ke Gubernur Jatim. Dengan adanya support dari beliaunya, saya semakin yakin bisa menjaga warga Surabaya dari Covid-19, sehingga bisa menyelesaikan semuanya,” terangnya.

    Sementara itu, Pembina IKAMA, Achmad Zaini mengapresiasi dan mendukung upaya yang dilakukan Wali Kota Eri dengan menerapkan penyekatan di akses Suramadu. Bahkan, pihaknya mengaku siap membantu Satgas Covid-19 untuk mengatur jalannya penyekatan.

    “Ikatan Keluarga Madura akan membantu untuk mengamankan atau untuk mengatur bagaimana supaya agar swab itu bisa teratur dengan baik. Tidak ada yang dirugikan, tidak ada yang mengeluh dan sebagainya,” katanya.

    Baca juga :  PDAM Surya Sembada Sumbang 10 Unit Ambulans untuk Pemkot Surabaya

    Bagi Achmad Zaini, screening yang diterapkan di akses Suramadu ini sangat penting untuk mencegah laju penyebaran Covid-19. Oleh karenanya, satu atau dua hari ke depan, pihaknya menyatakan siap membantu Satgas Covid-19 untuk menjaga pos-pos perbatasan Jembatan Suramadu.

    “Jadi mulai besok, 1-2 hari ini kita akan bersama-sama membantu menjaga pos-pos yang perlu dibantu. Baik di sisi Madura maupun Surabaya,” jelasnya.

    Di sisi lain, Achmad Zaini juga mendorong Gubernur Jawa Timur agar turun langsung supaya mengatur jalannya penyekatan. Baik itu di akses Suramadu sisi Madura maupun Surabaya.

    Dia berharap, ke depan tidak ada lagi penumpukan kendaraan di Jembatan Suramadu karena adanya penyekatan. “Karena ini wewenang gubernur. Bagaimana antara Surabaya dan Madura itu segera teratasi,” tegasnya.

    Termasuk pula, kata dia, mendorong Bupati Bangkalan agar memasifkan penyekatan di akses Suramadu sisi Madura. Harapannya, penumpukan kendaraan di Jembatan Suramadu dapat dihindari, karena seluruh kendaraan sebelumnya telah screening di sisi Bangkalan.

    Baca juga :  Gubernur Khofifah Minta Bupati/Wali Kota Segera Cairkan Dana Insentif Nakes

    Dia juga mengimbau masyarakat Madura di manapun berada agar bersama-sama patuh terhadap anjuran pemerintah. Dia mendorong warga Madura agar disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan sebagainya.

    “Saya berharap kepada masyarakat Madura di manapun berada, khususnya di Surabaya maupun di Madura untuk bersama-sama patuh. Covid-19 ini ada sudah setahun lebih, jadi harus percaya kita dan yakin Covid-19 itu ada,” pesannya.

    Apalagi, Zaini menyebut, berdasarkan informasi yang Gubernur Jatim sampaikan, bahwa ada varian baru Covid-19 dari India yang ditemukan dari hasil penyekatan Jembatan Suramadu. Sehingga screening ini dinilainya sangat penting untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

    “Karena itu harus perlu ditangani bagaimana agar semua aman. Kami akan mendesak gubernur supaya segera mengatur itu semua dengan baik,” tandasnya. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly Aljufri
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan