Minggu, 1 Agustus 2021
31 C
Surabaya
More
    EkbisGandeng BUMN, UMKM Binaan Kecamatan Genteng Pamerkan 60 Produk

    Gandeng BUMN, UMKM Binaan Kecamatan Genteng Pamerkan 60 Produk

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Kecamatan Genteng, Kecamatan Genteng, dalam 10 hari ke depan, berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bank Mandiri dengan menggelar pameran.

    Pameran yang digelar di hall Bank Mandiri, Jalan Genteng Kali itu, diikuti sekitar 50 UMKM dari lima kelurahan. Total produk yang dipamerkan sebanyak  60 jenis.

    Camat Genteng Surabaya, Linda Novanti menyebut, konsep kerja sama ini bermula dari keinginannya dalam membangkitkan ekonomi kota. Khususnya bagi pelaku UMKM di masa pandemi Covid-19.

    “UMKM ini mulai hidup kembali sekitar bulan Maret 2021. Kami belajar jatuh bangunnya memilih menu, kemasan, harga maupun lokasi yang kami gunakan untuk mempromosikan produk. Sasarannya di berbagai perusahaan,” kata Linda di sela-sela pameran, Selasa (14/6/2021).

    Dia menjelaskan, dari situlah berbagai peluang muncul termasuk kerja sama dengan Bank Mandiri. Selain itu, meskipun meja yang disiapkan tidak banyak, namun produk yang dijual dapat mewakili 50 UMKM dari 60 jenis produk. Di antaranya produk kuliner, handy craft dan fashion. Setiap harinya dalam 10 hari itu, UMKM yang datang berbeda-beda dengan produk yang berbeda pula.

    Baca juga :  Airlangga: Modernisasi Koperasi agar Adaptif dan Berdaya Saing

    “Misalnya hari ini produk dari 10 UMKM, besoknya produk yang berbeda dari UMKM yang berbeda pula tentunya. Dengan begitu semua akan merasakan dampaknya,” jelasnya.

    Tidak hanya itu, Mantan Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) ini memastikan, pelaksanaan pameran ini tidak hanya berorientasi pada penjualan saja. Namun juga dititikberatkan pada pengenalan produk-produk UMKM binaan Pemkot Surabaya.

    Bagi dia, ini menjadi penting dilakukan. Apabila seluruh produk UMKM telah menyasar di berbagai perusahaan maka tanpa disadari penjualan akan  mengalir baik secara online maupun offline.

    “Saya selalu katakan yang paling penting adalah konsisten. Kita terus maju, semangat tidak boleh surut dan berjuang bersama-sama,” imbuhnya.

    Baca juga :  Airlangga: Modernisasi Koperasi agar Adaptif dan Berdaya Saing

    Menariknya, dari kerja sama dengan Bank Mandiri, transaksi yang digunakan pun menggunakan cashless (tanpa uang tunai). Caranya menggunakan uang elektronik dengan melakukan scan barcode QRIS yang telah disiapkan oleh Bank Mandiri.

    “Sekaligus sebagai bentuk komitmen kami dengan Bank Mandiri untuk mendukung pembayaran non tunai,” urainya.

    Sementara itu, Kepala Cabang Bank Mandiri Surabaya Gentengkali Herman Toni mengatakan, kerja sama ini lebih kepada kepedulian Bank Mandiri kepada para UMKM. Khususnya yang memiliki usaha di wilayah satu kecamatan dengan cabang Bank Mandiri.

    Dia menyebut, saat ini yang paling dibutuhkan pelaku UMKM adalah pembeli. Makanya, ia pun mewajibkan pembeli melakukan transaksi secara online agar semakin memperluas jangkauan.

    Baca juga :  Airlangga: Modernisasi Koperasi agar Adaptif dan Berdaya Saing

    “Semua customer membayar melalui scan barcode QRIS dengan ponsel masing-masing. Tanpa menyentuh alat lain dan real time. Tentunya ini mendukung program pemerintah dalam pemutus rantai Covid-19,” kata Herman.

    Ia memaparkan, barcode QRIS ini dapat juga digunakan untuk transaksi yang dibeli secara delivery. Mekanismenya, pembeli akan dikirimi barcode melalui aplikasi Whatsapp untuk bertransaksi. Setelah terbayar akan ada pemberitahuan masuk ke penjual.

    “Sehingga dagangan bisa dikirim aman karena sudah terbayar dan tidak kontak fisik seperti perpindahan uang tunai,” paparnya.

    Dia berharap setelah kerja sama ini, pelaku UMKM dapat merasakan keuntungan berjualan secara digital. Termasuk menagih pembayaran maupun pembukuan sederhana.

    “Dari situ ke depannya apabila membutuhkan penguatan modal, secara history transaksi sudah tercatat sehingga lebih mempermudah,” urainya. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly Aljufri
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan