Rabu, 23 Juni 2021
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaHasil Penyekatan Suramadu Temukan 120 Orang Positif Covid-19

    Hasil Penyekatan Suramadu Temukan 120 Orang Positif Covid-19

    * Pemkot Surabaya Antisipasi dengan Aktif Swab Massal Dalam Kota

    SURABAYA (WartaTransparansi.com)  – Pemkot Surabaya terus berupaya menekan kasus Covid-19. Salah satunya dengan terus melakukan penyekatan di pintu keluar Suramadu sisi Surabaya.

    Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, sejak dilakukan penyekatan dan rapid antigen pada Sabtu lalu hingga Kamis ini, setidaknya sudah ada 13.735 pengendara yang dites rapid antigen. Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 13.496 yang hasilnya negatif, dan 239 orang positif.

    “Sampai dengan pukul 12.00 WIB, yang sudah dites Swab PCR sebanyak 574 orang, 441 di antaranya negatif dan 120 positif. Terus masih ada 13 tes yang hasilnya belum keluar,” katanya, Kamis 10/6/2021).

    Menurutnya, bagi warga yang hasil tes swab PCR-nya positif, langsung dibawa ke rumah sakit penyangga sesuai arahan dari Gubernur Jawa Timur. Sedangkan mereka yang masih menunggu hasil tes PCR-nya, sementara diarahkan ke Asrama Haji.

    Baca juga :  1,3 Juta Lebih Warga Surabaya Sudah Divaksin

    “Rumah sakit penyangga sesuai arahan Bu Gubernur seperti ke RS Dr. Soetomo dan beberapa rumah sakit lainnya,” tegasnya.

    Ia juga mengakui bahwa sampai saat ini masih menunggu arahan dari Gubernur Jatim, Kapolda, dan Pangdam V untuk melakukan penyekatan di satu titik. Ia memastikan, pihaknya siap mengikuti arahan dari Forkopimda Jatim itu. Sebab, bagaimana pun juga antara Surabaya dan Madura adalah keluarga besar yang tidak bisa dipisahkan.

    “Insya Allah kita siap lahir batih untuk membantu, karena ini demi kepentingan bersama. Insya Allah nakes siap kita support dan juga antigennya kita siapkan. Jadi, kita akan mengikuti saja apa arahan Gubernur,” tegasnya.

    Selain melakukan penyekatan di Suramadu, Eri juga memastikan saat ini pihaknya tengah fokus melakukan antisipasi di dalam kota. Sebab, dia tidak ingin ada peningkatan kasus di dalam kota.

    Baca juga :  Surabaya Tetapkan 28 Lokasi Faskes Pendukung Vaksinasi Gotong Royong

    “Swab massal dan Swab Hunter di dalam kota terus kita lakukan, baik di permukiman warga dan keramaian masyarakat,” ujarnya.

    Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan kepada warga yang melakukan mobilitas di beberapa minggu terakhir ini. Ini  untuk deteksi dini sebaran Covid-19 di Surabaya.

    “Kalau ada warga Madura yang berkunjung ke Surabaya dan sebaliknya, kita lakukan tracing dan juga tes, termasuk tesnya itu ke pasar-pasar,” kata dia.

    Oleh karena itu, ia mengajak kepada warga Kota Surabaya untuk selalu menjaga protokol kesehatan. Ia yakin, dengan cara gotong-royong dan bersama-sama menjaga prokes, maka kasus Covid-19 di Kota Surabaya bisa ditekan.

    Baca juga :  Pelintas Jembatan Suramadu Cukup Tunjukkan SIKM

    “Jadi, aku nyuwun tulung kepada warga, ayo terus menjaga protokol kesehatan, supaya tidak ada lonjakan kasus di Surabaya,” ujarnya. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly Aljufri
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan