Selasa, 21 September 2021
26 C
Surabaya
More
    HeadlineTiga Penyidik KPK Unsur Polri Ditarik

    Tiga Penyidik KPK Unsur Polri Ditarik

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Tiga penyidik dari unsur Polri yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ditarik institusinya. Alasannya demi penyegaran organisasi

    Penarikan tiga penyidik KPK oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) itu, tertuang dalam surat telegram Kapolri nomor ST/1109/V.KEP./2021 tertanggal 31 Mei 2021.

    “Ya betul, penyegaran dalam organisasi,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan telegram penarikan anggota, di Jakarta, Rabu (2/6/2021).

    Surat telegram tersebut diteken Kepala Biro Pembinaan Karier di Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia Brigjen Bariza Sulfi.

    “Bersama ini diberitahukan kepada jenderal bahwa para pamen Polri tersebut di bawah ini dibebastugaskan dari jabatan lama atau dimutasikan dalam jabatan baru masing-masing sebagai berikut,” bunyi petikan telegram tersebut, dikutip Rabu kemarin.

    Dalam surat telegram itu, tiga pamen yang ditarik kembali ke institusi Polri akan menempati sejumlah jabatan.

    Ketiganya, Komisaris Polisi (Kompol) Edward Zulkarnain yang dipindahkan sebagai perwira menengah (pamen) Polda Metro Jaya.

    Kompol Petrus Parningotan Silalahi yang juga dimutasi sebagai Pamen Polda Metro Jaya.

    Kompol Ardian Rahayudi yang dimutasi sebagai Pamen SSDM Polri.

    Selain itu, Polri juga membebastugaskan tiga pamen yang memasuki masa pensiun, yakni AKBP Nida Ulfauzi, AKBP Andi Arwita Tangkala, dan AKBP Agnes Sri Yetti.

    Dalam telegram itu, Kapolri memutasi AKBP Agus Puryadi sebagai pamen di Polda Jawa Tengah dan AKBP Wiwiek Dwi Erawati sebagai Wakapusdik Shabara Lemdiklat Polri. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly Aljufri
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan