Rabu, 20 Oktober 2021
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBlitarGubernur Khofifah Tinjau Gempa Blitar, Lalu Berikan Bantuan
    Gubernur sedang menghitung biaya untuk pembangunan rumah warga yang terdampak Gempa

    Gubernur Khofifah Tinjau Gempa Blitar, Lalu Berikan Bantuan

    BLITAR (WartaTransparasi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau titik gempa berkekuatan magnitudu 6,2 SR, dimutakhirkan menjadi 5,9 SR di Kabupaten Blitar yang terjadi pada Jumat (21/5/2021), pukul 19,23 WIB.

    Gempa bumi itu juga mengakibatkan ratusan rumah, fasilitas kesehatan, sarana pendidikan, dan tempat ibadah mengalami kerusakan mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat.

    Gubernur Khofifah Indar Parawansa datang pada titik titik terdampak, Sabtu (22/5/2021), bertemu warga untuk memberikan support dan bantuan sembako.

    Lokasi pertama yang ditinjau Gubernur Khofifah yaitu Dusun Buneng, RT.004/RW.003, Desa Boro Kecamatan Selorejo, dan sesampainya di sana disambut oleh Bupati Blitar, Fokopimda Kab. Blitar, Ka. Bakorwil Malang, dan Plt. Kalaksa BPBD Prov. Jatim.

    Pada lokasi pertama tersebut, terdapat rumah yang terdampak cukup parah yaitu milik Tukinem. Kondisi rumah tersebut sebagian temboknya runtuh dan gentengnya rawan jatuh.

    Tak hanya melihat kondisi rumah, Gubernur Khofifah menyapa Tukinem dan warga lainnya yang terdampak bencana gempa. Selain itu,  juga menyerahkan bantuan untuk warga di terdampak berupa sembako, masker kain sebanyak 15.000 buah, masker medis 2.000 buah, lauk pauk BNPB 40 Kardus, dan Terpal 100 Lembar.

    Kemudian, peninjauan dilanjutkan ke Dusun Jabung, Desa Jabung, Kecamatan Talun, Kab. Blitar. Setibanya di Dusun Jabung, Khofifah bersama Bupati Blitar meninjau rumah-rumah terdampak.

    Salah satu rumah terdampak cukup parah yaitu milik Jazuli (Penjual Tempe). Ruang dapurnya runtuh total, tembok di dalam rumahnya retak-retak. Di lokasi tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan berupa sembako, masker kain 15.000 buah, masker medis 2.000 buah, Lauk Pauk BNPB 40 Kardus, dan terpal 100 lembar.

    Seusai melakukan peninjauan, Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim ini mengharapkan, perbaikan rumah dan fasilitas umum yang terdampak gempa dapat dilakukan sesegera mungkin .

    Khofifah menambahkan, total perbaikan pada rumah rusak berat, rusak sedang akan dikoordinasikan lebih lanjut untuk dapat dicover BNPB, ataupun bisa dari BPBD kabupaten dan BPBD provinsi.

    “Perbaikan dengan penyegeraan sesuai tingkat urgensi terutama untuk warga yang kondisi rumahnya mengkhawatirkan jikalau ada gempa susulan atau ada angin khawatir genteng jatuh. Mereka juga perlu evakuasi sampai rumahnya terbangun,” ujar orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

    “Untuk rumah Bu Tukinem misalnya, bisa dilakukan perbaikan full paket seperti semenisasi, pembangunan MCK, dan sebagainya,” imbuhnya. (*)

    Reporter : Amin Istighfarin
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan