Rabu, 23 Juni 2021
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriPolisi Tegaskan, Berita Heboh Telur Palsu di Kediri Tidak Benar

    Polisi Tegaskan, Berita Heboh Telur Palsu di Kediri Tidak Benar

    KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Sempat membuat heboh masyarakat Kediri, vidio dugaan telur palsu dipastikan tidak benar setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwajib, Selasa (18/05/2021)

    Saat ditemui wartawan, Kasatreskrim Polres Kediri Kota, Iptu Girindra Wardhana, menjelaskan, pihaknya telah memastikan vidio yang beredar di masyarakat seputar dugaan telur palsu itu tidak benar, tapi telur asli. Dimana,.pengunggah vidio melakukan transaksi pembelian telur ke salah satu pedagang di pasar kemudian disimpan didalam lemari es selama beberapa hari.

    ” Saat mau dikonsumsi oleh pengunggah vidio telur, kondisinya membeku seperti es. Ketika dipecah telur tersebut mengkristal seperti es dan dikiranya sebuah tisu sehingga diasumsikan sebagai telur palsu. Ketika si pengunggah vidio memviralkan ke masyarakat, Satreskrim Polres Kediri Kota melakukan penanganan dengan melakukan penyelidikan” ujarnya

    Dari situ, kata Kasatreskrim, upaya penyelidikan dengan menguji ke laboratorium telur yang diduga palsu tersebut, hingga menelusuri penjual telur di pasar, dan diperoleh dari mana sumbernya. Setelah diperoleh hasil dari laboratorium, telur yang diduga palsu, ternyata telur asli atau bukan telur palsu. Hal ini dikuatkan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri.

    ” Sehingga, ada unsur kesalah pahaman yang dilakukan pengunggah vidio tersebut dengan menyimpan telur di lemari es yang kurang bagus dan mempengaruhi kondisi telur saat mau dikonsumsi. Dan yang bersangkutan, membuat vidio klarifikasi permohonan maaf kepada masyarakat secara suka rela” pungkasnya

    Sekadar diketahui, awalnya berita heboh dugaan telur tersebut ditemukan oleh LA, seorang ibu rumah tangga asal Lingkungan Ngadisimo, Kota Kediri, Minggu lalu (16/5). Kemudian, LA membuat vidio berdurasi 4 menit 27 detik dan mendadak viral dimasyarakat, karena tampak sejumlah telur yang dipecah isinya mengeras. Karena khawatir berdampak pada kesehatan, telur tersebut tidak dimasak. (*)

    Reporter : Budi Arya
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan