Selasa, 22 Juni 2021
29 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaWarga Surabaya Mulai Manfaatkan Fasilitas JKS 

    Warga Surabaya Mulai Manfaatkan Fasilitas JKS 

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan demi memasifkan sosialisasi pelaksanaan penerapan Universal Health Coverage (Jaminan Kesehatan Semesta) kepada masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya menerjunkan 50 orang petugas untuk membantu rumah sakit.

    Puluhan personel tersebut disebarkan untuk rumah sakit dan klinik yang tergabung dalam dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan se-Surabaya.

    Eri mengatakan, petugas yang dikirimkan itu, bertujuan membantu rumah sakit dalam mensosialisasikan program Jaminan Kesehatan Semesta (JKS) yang menjadi bagian dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain itu, apabila dalam pelaksanaan penginputan data warga, mengalami kendala teknis maka petugas Dinkes akan mengatasi permasalahan tersebut.

    “Jadi kemarin pada saat hari pertama ada beberapa rumah sakit yang sedikit mengalami kendala pada aplikasi. Nah dari situ kadinkes langsung menempatkan petugas yang bekerjasama dengan BPJS termasuk klinik,” kata Eri seusai meninjau vaksinasi Covid-19 di Mal Ciputra World Surabaya, Jumat (9/4/2021).

    Baca juga :  1,3 Juta Lebih Warga Surabaya Sudah Divaksin

    Dijelaskan, semua itu dilakukan agar tidak ada kendala ketika pasien datang untuk mendaftarkan diri dengan hanya membawa KTP saja.

    Dia menyebut, cukup dengan KTP saja, para petugas langsung meng-entry data pasien ke dalam aplikasi Cek Kependudukan Disdukcapil Surabaya dan Edabu Jamkesda BPJS Kesehatan.

    “Jadi kalau ada trouble langsung dicover teman-teman Dinkes. Ini lah namanya penyempurnaan sehingga tidak ada warga yang bolak-balik. Kita coba terus sempurnakan fasilitas ini,” lanjut dia.

    Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Surabaya Febria Rachmanita menambahkan antusias masyarakat dalam memanfaatkan JKS dinilai luar biasa. Bahkan, berdasarkan data yang tercatat, mulai 1 April 2021 hingga hari ini sebanyak lebih dari 220 orang telah terdaftar.

    Baca juga :  Eri Berharap Lahir Pemimpin Hebat dari Surabaya

    “Dari 220 orang itu mereka terdiri dari masyarakat yang daftarnya di kelurahan maupun di faskes,” jelas dia.

    Ia berharap, ke depan semakin banyak lagi masyarakat yang dapat memanfaatkan layanan fasilitas kesehatan. Hal ini menjadi penting agar ketika warga sakit cukup membawa KTP saja untuk berobat ke 63 puskesmas se-Surabaya.

    “Kami berharap semua warga menyempatkan diri mendaftarkan. Kalau kondisinya sehat bisa ke kelurahan akan langsung dilayani. Kalau memang sedang sakit bisa ke puskesmas terdekat dengan hanya menunjukkan KTP Surabaya. Mekanisme rujukannya tetap berjenjang ya,” katanya. (wt)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan