Selasa, 22 Juni 2021
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurJemberSempat Porak Poranda Diterjang Bencana, Kini Desa Kemiri Jadi Jujukan Berlibur. 

    Sempat Porak Poranda Diterjang Bencana, Kini Desa Kemiri Jadi Jujukan Berlibur. 

    JEMBER (Wartatransparansi.com) – Geliat wisata di Jember Jawa Timur mulai terasa menyusul diresmikannya Desa Wisata Kemiri dan Jember Coffee Centre (JCC) oleh Bupati Jember Hendy Siswanto.

    Pembangunan JCC memerlukan waktu sekitar 10 bulan sejak pelatakan batu pertama.“Kami berharap desa wisata yang dimulai dari nol rupiah ini bisa memberikan manfaat besar untuk masyarakat dan Indonesia,” ucap Bupati Hendy saat peresmian.

    Desa wisata Kemiri berada di Kecamatan Panti. Kawasan ini tahun 2006 sempat porak poranda akibat bencana alam. Kebangkitan Desa Wisata Kemiri ini sekaligus memberikan peran desa ditengah goncangan ekonomi dampak adanya Covid 19.

    Kepala Desa Kemiri yang memiliki Ide Desa Wisata menyampaikan banyak kendala yang dihadapi untuk dapat mewujudkan keinginan tersebut. Kendala utama yakni modal finansial. Desa Kemiri dibangun dari Nol Rupiah karena desa belum bisa menganggarkan untuk biaya pembangunan.

    Semua elemen masyarakat ikut bersinergi dan berkolaborasi, mulai dari pemuda desa, pihak pesantren dan tokoh masyarakat. Bermodal tekad, keyakinan, semangat dan kreativitas, didampingi Manajemen Tamasya Bus Kota, kemudian mulai mengumpulkan modal melalui Tamasya Desa Kita Jelajah Kemiri.

    Tidak hanya itu saja produk-produk unggulan Kemiri dihimpun dan dijual keluar desa. Aneka sayuran, produk olahan jamur, kopi, rambak, asap cair, minyak atsiri,opak gulung, es dawet, pakis, apapun yang bisa dipasarkan dan diterima konsumen mereka jual.

    Merasa usaha mereka belum cukup makan dihimpunlah investor-investor lokal Kemiri untuk bermitra.

    Desa Wisata Kemiri dan Jember Coffee Center (JCC) tak hanya terpusat di satu titik, tapi menyebar ke hampir seluruh wilayah desa dengan tujuan pemerataan manfaat, sehingga nantinya semakin banyak yang menerima dampak positifnya.

    Ada empat Dusun yang menjadi destinasi utama yaitu Dusu Delima sebagai sentral destinasi, Dusun Sodong sebagai pusat kegiatan adventure, Dusun Danci sebagai kampung kopi, dan Dusun Tenggiling sebagai pusat dari integrated farming tourism.

    “Desa Kemiri ini bisa dikatakan The Inspiring Village, sebagai desa wisata pertama di Jember semoga bisa menginspirasi desa lain dapat memajukan desanya. Bahkan dari nol rupiahpun bisa menjadi desa wisata. Kedepan diharapkan Desa Wisata Kemiri dapat semakin memberi warna untuk pariwisata Jember,” tegas Hendy Siswanto. (jem/mn)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan