Program Pupuk Organik Gratis Mampu Tingkatkan Kualitas – Kuantitas Petani

Program Pupuk Organik Gratis Mampu Tingkatkan Kualitas – Kuantitas Petani
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas

“Seperti Kecamatan Wongsorejo ini mendapat alokasi pupuk organik yang digunakan 400 hektar untuk tanaman pangan, dan 743 hektar untuk tanaman hortikultura, termasuk lahan cabai. Jadi di setiap kecamatan tak kurang dari 1.000 hektar lahan pertanian mendapatkan bantuan pupuk organik,” kata Arief.

“Kebetulan di Wongsorejo, pupuk organik untuk tanaman hortikulutura sebagian besar digunakan untuk tanaman cabai. Kami cukup gembira karena hasilnya sesuai harapan,” imbuh Arief.

Wongsorejo sendiri, lanjutnya, merupakan sentra pertanian cabai di Banyuwangi, dan salah satu pemasok cabai di pasar nasional. Dari total 3795 hektar kebun cabai di Banyuwangi, 2.105 hektarnya ada di Kecamatan Wongsorejo.

Arief melanjutkan, penggunaan pupuk organik sendiri memiliki beberapa kelebihan, di antaranya bisa meningkatkan produksi. Tanaman menjadi berumur lebih panjang dan hasil panen tidak cepat rusak.

“Karena pupuk organik ini mengandung mikroorganisme yang membuat penyerapan hara lebih maksimal sehingga tanaman lebih sehat. Produksi petani cabai juga meningkat. Seperti di Wongsorejo ini yang awalnya 8 ton per hektar, kini menjadi 8,1 ton,” terang Arief.

Sementara itu Bupati Azwar Anas mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian daerah. Terlebih Banyuwangi merupakan salah satu lumbung pertanian di Jawa Timur. (jam)