Banyuwangi Surplus 350.000 Ton Padi, Anas Gerojok Lagi Pupuk Organik Untuk 400 Hektar Secara Gratis

Banyuwangi Surplus 350.000 Ton Padi, Anas Gerojok Lagi Pupuk Organik Untuk 400 Hektar Secara Gratis

“Dengan pemberian pupuk organik cair gratis ini, kami harap dapat membantu kebutuhan pupuk petani. Selain itu, pupuk organik yang kami berikan sebagai upaya Dinas Pertanian agar petani mulai beralih ke pertanian organik yang lebih ramah lingkungan, dan prospek pasarnya yang bagus ke depannya,” kata Anas.

Terkait pupuk subsidi dari pemerintah pusat, Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiawan menjelaskan, Banyuwangi mendapat jatah melebihi target yang diperkirakan. Dari target mendapat pupuk urea 49.000 ton, ternyata Banyuwangi mendapat 59.000 ton pupuk urea.

“Petani yang bisa mendapatkan pupuk urea subsidi harus masuk dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang disusun oleh kelompok tani didampingi petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di lokasi masing-masing. Ini memang ketentuan dari pemerintah pusat,” kata Arief.

Bupati Anas kembali mengatakan, selain soal pupuk, hal lain yang juga harus diperhatikan dalam pengembangan pertanian, yaitu masalah pasokan sumberdaya air.

“Itulah yang membuat Pemkab Banyuwangi juga gencar membangun jaringan irigasi tersier (JIT) di desa-desa. Sistem irigasi ini sangat penting karena untuk mengatur air dari ke hulu agar rata ke irigasi kawasan pertanian,” kata Anas. (jam/yin)