banner 728x90

Ketua DPRD Jatim : Vaksinasi Bukti Tanggung Jawab Pemerintah Pada Rakyat

Ketua DPRD Jatim : Vaksinasi Bukti Tanggung Jawab Pemerintah Pada Rakyat
Ketua DPRD Jatim, Kusnadi saat memberikan sambutan tentang vaksinasi sinovac digedung negara grahadi. 

SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Ketua DPRD Jatim Kusnadi mengatakan, vaksin ini adalah wujud tanggung jawab pemerintah kepada rakyatnya terkait pandemi covid-19 yang memberikan dampak cukup berat bagi sendi kehidupan masyarakat khususnya ekonomi.

Menurut Kusnadi, para pimpinan semua lini di Jatim, DPRD, Wakil Gubernur, Kepolisian, TNI, tokoh masyarakat dan ormas merupakan wujud tanggung jawab kepada masyarakat untuk menjadi penerima vaksin pertama dalam pencegahan covid- 19.

Adapun orang pertama yang divaksin adalah Wagub Emil Elestianto Dardak yang berlangsung di gedung Grahadi, Kamis (14/1). Dalam vaksinasi yang digelar tersebut sebagai awal pelaksanaan vaksinasi di Jatim. Selain Wagub juga diikuti oleh jajaran Forkompimda diantaranya Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak, Kapolda dan Wakapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kajati Jatim. Selain itu juga tampak beberapa tokoh masyarakat, seperti perwakilan NU dan Muhammadiyah serta beberapa Ormas yang juga akan menerima vaksin.

“Bila nanti ada hal hal negatif dari vaksin ini seperti yang rame dibicarakan dimedsos, biar kami selaku pemimpin di Jatim yang akan menerima dampak negatif itu. Jangan rakyat Jatim,” ujarnya Kusnadi saat mendatangi Vaksinasi sinovac di Grahadi, Kamis (14/1).

Namun kata Kusnadi yakin berdasarkan data yang ada, vaksin yang diluncurkan oleh pemerintah pusat ini akan memberikan dampak positif bagi pencegahan covid. Apalagi, lanjut dia, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) juga telah mengeluarkan kebijakan dengan menerapkan Emergency Use Authorization (EUA) atau persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat untuk Vaksin Covid-19.

“Informasi yang kami terima itu bahwa tingkat kemampuan vaksin sampai 91 persen lebih dan mampu sampai menurunkan angka terjangkit Covid-19 itu sampai 65 persen lebih. Ini harapan baru bagi masyarakat,” ulasnya.