“Ada penyekatan. Kita halau pengendara yang akan masuk kota Banyuwangi. Baik Barat, Timur, Utara dan Selatan. Semua dilakukan oleh petugas gabungan,” tambahnya.
Dalam patroli tersebut, rombongan satgas covid melakukan pemantauan di sejumlah titik. Di pos penjagaan Ketapang yang berada di kawasan Pelabuhan Ketapang serta di pos penjagaan Taman Sritanjung sambil meninjau penutupan alun-alun kota Taman Blambangan Banyuwangi yang dilakukan oleh petugas dan warga setempat mulai sore hari.
Selama operasi Lilin menyangkut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polresta Banyuwangi membuka 20 pos pengamanan dan pelayanan. Pos-pos tersebut juga digunakan untuk mengecek masyarakat yang datang ke Banyuwangi dalam kondisi sehat dengan syarat rapid test antigen.
“Kita memberikan rasa aman dan rasa sehat di masyarakat. Makanya kita mengecek semua masyarakat yang datang ke Banyuwangi wajib rapid antigen,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekda Mujiono mengatakan operasi gabungan ini juga dilakukan guna mencegah kerumunan massa pada malam tahun baru 2021. Angka kasus positif di Banyuwangi yang terus meningkat menjadi dasar dikeluarkannya SE tentang pengendalian kegiatan masyarakat dalam rangka pencegahan penyebaran covid pada masa liburan tahun baru 2021.
“Upaya bersama ini kami lakukan untuk mengantisipasi agar tidak sampai muncul klaster baru pasca libur tahun baru. Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan covid lebih kami aktifkan. Kami mohon masyarakat memahami ini, semua demi keamanan dan kesehatan warga” kata Mujiono.
Patroli keliling juga dilakukan forum pimpinan kecamatan (Forpimka) di seluruh kecamatan yang ada di Banyuwangi. Forpimka yang menggandeng babinsa babinkamtibmas dan masyarakat setempat melakukan patroli secara serempak di titik-titik keramaian. (jam)





