Banyuwangi berhasil meraih Innovation Goverment Award 2020

Banyuwangi berhasil meraih Innovation Goverment Award 2020

Di bidang pelayanan publik, Banyuwangi telah mengembangkan program Smart Kampung yang mendorong pelayanan desa berbasis teknologi informasi (TI).

Sektor kesehatan ada program jemput bola perawatan bagi warga miskin yang sakit, laskar penjaja sayur yang memburu ibu hamil berisiko tinggi hingga inovasi “Teropong Jiwa” untuk ODGJ.

Juga ada program sosial pemberian makanan bergizi gratis setiap hari kepada lansia miskin sebatangkara yang diberi nama “Rantang Kasih”.

“Di Peternakan ada e-ternak yakni kartu elektronik ternak (e-Nak) untuk mendata ternak yang berisi data riwayat ternak sapi, mulai usia, hingga riwayat kesehatan, hingga riwayat kehamilan. Dan masih banyak yang lainnya,” kata Anas.

Dia menambahkan pembiasaan inovasi ini juga sangat dibutuhkan untuk menghadapi kondisi yang tidak normal, seperti saat menghadapi Pandemi Covid-19. Banyuwangi pun meluncurkan berbagai inovasi guna menghadapi situasi yang serba dinamis.

“Sektor pariwisata misalnya langsung melakukan inovasi sertifikasi protokol kesehatan di semua lini, mulai jasa akomodasi hingga tour guide, pembelian tiket wisata secara online. Sedangkan di pelayanan publik, ada jemput bola layanan administrasi kependudukan untuk meminimalisir kerumunan dan antrian layanan,” imbuhnya.

“Alhamdulillah, semua inovasi yang kami kerjakan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Data-data dari Badan Pusat Statistik pun menunjukkan rapor yang baik atas kinerja pembangunan Banyuwangi,” pungkasnya. (jam/yin)