“Pertimbangan-pertimbangan teknis terkait ketidaksetujuan ini sudah pernah kami sampaikan,” tambahnya.
Sebelumnya, Persebaya juga menyampaikan beberapa pertimbangan terkait kelanjutan kompetisi yang rencananya bergulir Oktober mendatang. Lima poin yang mereka sampaikan antara lain kesehatan dan keselamatan, ekonomi masyarakat, impak kompetisi jangka panjang, impak terhadap timnas Indonesia, dan terakhir finansial klub.
Dari poin tersebut, terdapat kesimpulan bahwa Persebaya siap menghormati segala keputusan yang ada, namun menegaskan sikap mereka dan mengajak untuk seluruh stakeholder sepakbola Tanah Air mempertimbangkan segala risiko. “Persebaya akan berusaha menghormati segala keputusan yang dibuat berkaitan dengan kelanjutan Liga 1 2020. Tapi kami meminta kepada seluruh stakeholder sepakbola Indonesia untuk benar-benar mempertimbangkan segala keputusan yang dibuat.”
“Segala keputusan harus dibuat dengan dasar kepentingan paling luas. Bukan hanya sepakbola nasional dan masa depannya, tapi juga dampaknya terhadap masyarakat lebih luas. Kami yakin banyak klub-klub lain memiliki pemikiran yang sama. Jangan sampai mengorbankan masa depan yang pasti, demi jangka pendek yang penuh ketidakpastian. Apalagi kalau itu hanya untuk kepentingan sesaat,” tutupnya. (sr)





