BREAKING NEWS

Warga Resahkan Dampak Pembuangan Limbah RSUD Blambangan

BANYUWANGI - Pembuangan limbah cair yang berasal dari RSUD Blambangan dikeluhkan warga Kelurahan Singonegaran, kecamatan/ kabupaten Banyuwangi.

Pasalnya, cairan limbah tersebut mencemari lingkungan setempat dan limbah cair yang diduga masih mengandung racun berbahaya itu hasil aktifitas kesehatan rumah sakit tersebut.

Warga yang berada di lingkungan sekitar RSUD Blambangan mengeluhkan dampak dari limbah medis RSUD Blambangan. Salah satu warga yang enggan disebut namanya mengatakan dampak dari pembuangan limbah disungai yang terkadang menyebabkan sumur di rumahnya berbau obat.

"Ya kalau bau obat itu sih kadang-kadang muncul cuman itukan di sungai kita kan tidak terasa hari ini dampaknya dilihat aja itu dari pembuangan limbah yang di sungai kelihatan berbusa dan ini saya coba ambil air dari pancoran pembuangan limbah saya tampung di bak dan saya kasih ikan lele, kalau tidak ada apa apanya ikan lele itu akan bertahan ternyata lele itu kulitnya melepuh lalu mengelupas dan tidak lama mati. coba kalau kayak gitu apa kita gak takut mas," bebernya pada awak media.

Atas temuan tersebut, beberapa awak media mencoba konfirmasi pihak RSUD Blambangan dan ditemui oleh kepala bidang penunjang Faiz Fadholi, S.kep. Selasa (04/02/2020) Siang.

Anehnya, Pejabat berwenang itupun membantahnya karena menurut ia permasalahan limbah di RSUD Blambangan sudah sesuai dengan aturan.

Limbah cair yang di buang kesungai sudah dalam kondisi bersih karena kita disini sebelum di alirkan ke sungai kita sudah ada bak kontrol dimana bak tersebut berisi ikan lele juga dan besar besar dan artinya kondisi air limbah sudah di netralisir, terkait temuan dengan dilakukan percobaan mengambil air limbah dan di isi ikan lele ternyata ikanya mati itu akan kita cek lagi dilapangan dan limbah cair kita rutin dikontrol oleh Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi," ujar Faiz.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Khusnul Khotima saat di konfirmasi via telepon celulernya terkait indikasi adanya pencemaran air di sungai menyampaikan secara normatif bahwa Dinasnya sudah melaksanakan tugasnya sesuai aturan.

Kita sudah melaksanakan tugas sudah sesuai dengan aturan dengan melakukan pengontrolan secara rutin akan limbah yang ada di RSUD Blambangan kalau untuk masalah limbah di sungai ini langsung ke pengawasan di Dinas Kesehatan ," jawabnya. (Yin).

 

Posting Komentar