BREAKING NEWS

Tim Evakuasi 250 WNI Mendarat di Wuhan, Tiba di Indonesia Langsung Ditampung di Natuna

JAKARTA - Pesawat Batik Air jenis Airbus 330-300CEO yang punya misi menjemput Warga Negara Indonesia (WNI), tiba di Wuhan, China, pukul 19.00 waktu setempat atau sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu (1/2/2020).

Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi yang pada Sabtu siang melepas keberangkatan tim evakuasi WNI yang berada di Kota Wuhan, Hubei, China, akan ada 245 WNI dan lima tim kita yang dipulangkan ke Indonesia untuk mengikuti protocol kesehatan. “Jadi total yang akan naik dari Wuhan sebanyak 250,” ujarnya.

Diketahui, pesawat Airbus 330-300CEO terdiri dari 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi. Saat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta menuju China, pesawat membawa 19 kru dan 30 tim medis.

“Ini merupakan misi yang mulia dan harus dijalankan dengan penuh kedisiplinan. Saya juga berterima kasih atas kerja sama kementerian/lembaga. Saya juga mohon doa seluruh rakyat Indonesia, semoga teman-teman kembali dengan selamat dan sehat," kata Retno.

Berdasarkan data yang dimiliki, terdapat 250 WNI yang tinggal di Wuhan, termasuk tim AJU yang sebelumnya telah dikirim ke Wuhan.

“Sebelum pulang serangkaian pemeriksaan dilakukan. Mengingat situasi ini bukan situasi yang normal maka protokol kesehatan dilakukan, termasuk saat perjalanan, saat datang dan pasca kedatangan. Protokol juga berlaku bagi kru dan pesawat itu sendiri,” kata Retno.

Sementara Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memastikan bahwa WNI dari Wuhan yang dibawa pulang adalah WNI yang sehat dan telah melakukan pemeriksaan di China.

Ia mengatakan bahwa para WNI tersebut nantinya akan ditampung terlebih dahulu di Pulau Natuna, sesuai dengan protokol yang ditetapkan oleh badan kesehatan dunia WHO.

“Dengan doa akan berjalan dengan baik yang dijemput dan menjemput tetap sehat,” kata Terawan di Bandara Soeta, Tangerang, Sabtu (1/2/2020).

Ia menyebut bahwa para WNI tersebut sudah melalui proses screening dan clearing. Tahapan itu diperlukan untuk memastikan WNI yang dievakuasi berstatus sehat. (wt)

Posting Komentar