Piala Dunia U-20 Dimulai 24 Mei – 12 Juni 2021
Keputusan ini dikeluarkan melalui surat yang diterbitkan oleh Kemenpora setelah rapat koordinasi tentang kelanjutan persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021.
Sebelumnya Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengusulkan agar Piala Dunia U-20 mundur satu setengah bulan dari waktu penyelenggaraan. Sebab, periode itu berdekatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.
Sayangnya, FIFA enggan mengabulkan permintaan tersebut. Induk sepakbola dunia itu tetap menjadwalkan Piala Dunia U-20 2021 digelar pada 24 Mei hingga 12 Juni. Sebenarnya, situasi ini sangat riskan untuk Timnas Indonesia U-20.KoranTransparansi sempat berbincang dengan Menpora Zainudin Amali di Bali. Berikut petikannya : Soal Piala Dunia U-20, Bagaimana persiapan Indonesia terutama stadionhya ?Kemenpora memang tidak bekerja sendirian Harus kolaborasi dengan Kementerian lain, satu diantaranya Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Ini penting agar persiapan kita bisa maksimal. Keterlibatan Kementerian PUPR menyangkut renovasi stadion yang akan jadi host Piala Dunia U-20 2021
Stadion mana saja yang menjadi kewenangan Kementerian PUPR ?Kemenpora meminta pemerintah daerah kooperatif jika stadionnya dipilih FIFA. Sejauh ini FIFA belum memutuskan stadion mana yang jadi host untuk Piala Dunia U-20 2021.
PSSI sendiri sudah menyiapkan sepuluh stadion sebagai pilihan. Meski kabarnya nanti FIFA hanya akan memilih 4 stadion untuk menggelar Piala Dunia U-20 2021.
Keputusan tentang stadion mana yang akan dipilih hampir pasti dilakukan bulan Maret mendatang. Pada bulan itu, perwakilan FIFA akan meninjau sepuluh stadion yang jadi pilihan.
Dari laporan PSSI, mayoritas stadion masih butuh renovasi, kecuali Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Renovasi perlu dilakukan untuk mengejar standar penyelenggaraan Piala Dunia U-20.
Kita tunggu dari PSSI, tentang stadion mana yang akan digunakan, melalui persetujuan FIFA
Seluruh pengerjaan renovasi akan dipegang Kementerian PUPR. Karena itu stakeholder daerah kooperatif jika nanti stadion di wilayahnya dipilih FIFA. Semua akan ditangani PUPR. Daerah yang terpilih harus kooperatif. Nggak bisa merasa bahwa ini lapangannya atau stadionnya.
Lalu apalagi yang menjadi sarat dari FIFA ?FIFA memiliki permintaan khusus kepada Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 terkait stadion. Yakni sejak babak penyisihan, stadion harus terisi minimal 10 ribu penonton setiap pertandingan.
Ini juga bukan perkara mudah. Sebab itu kita harus membikin stadion se bagus mungkin. Kalau timnya, pasti bagus bagus termasuk timnas Indonesia harus tampil optimal dan bersemangat. Juga sebaliknya masyarakat bola Indonesia harus mampu membangkitkan pemainnya agar selama 2 x 45 menit tampil ngotot dan menang. (min)