BREAKING NEWS

Kerjasama Excess Power, PTPN X Gandeng PT PLN (Persero)

KEDIRI - Sebagai wujud BUMN Hadir Untuk Negeri, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X, yang merupakan anak perusahaan PTPN III (Persero) terus mendedikasikan diri untuk memberikan manfaat semaksimal mungkin kepada masyarakat.

Kali ini, lompatan yang dilakukan oleh PTPN X adalah bersinergi dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) dalam mengubah ampas sisa pengolahan tebu menjadi listrik yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat sekitar.

Wujudnya, kerja sama jual beli yang berjalan selama 2 tahun ini berkapasitas sebesar 3 MW (net) dengan harga Rp 545,-/kwh. Kerja sama ini dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman lalu dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) Kelebihan Tenaga Listrik antara PTPN X dengan PT PLN (Persero) yang diselenggarakan di PG Pesantren Baru, Senin (03/02/2020).

>Kegiatan ini, dihadiri Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo, General Manager PG Pesantren Baru beserta jajaran dan dari pihak PT PLN (Persero).Lalu, Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali, Haryanto WS, EVP Operasi Bisnis Regional Jawa Timur, Madura dan Bali, Paraining, General Manager Unit Distribusi Jatim, Bob Saril.

Harapannya potensial excess power di PG Pesantren Baru ini akan lebih maksimal selain digunakan untuk saving pengolahan gula berbasis tebu juga dapat menambah revenue perusahaan,” tutup Dwi.

Selain penandatanganan PJBL,acara diawali dengan sambutan oleh Direktur Utama PTPN X dan dilanjutkan dengan melakukan site visit  di PG Pesantren Baru untuk meninjau kesiapan alat excess power.

Saya mohon dukungan dari seluruh pihak, baik karyawan PTPN X maupun PT PLN (Persero) agar dapat memberikan kontribusi secara maksimal dalam proyek ini. Sehingga apa yang sudah kita sepakati bersama dapat terimplementasikan dengan baik,” tutup Dwi.

Sementara itu, General Manager Unit Distribusi Jatim, Bob Saril, bahwa kerja sama jual beli yang berjalan, bukan hanya selama 2 tahun, melainkan bisa dilanjutkan dalam jangka panjang.

Ya, harapanya ada sinergi Jangka panjang demi mewujudkan program Pemerintah akan Energi Baru yang Terbarukan"ucapnya.(bud)

Posting Komentar