Investasi UEA Deal Terbesar dalam Sejarah Indonesia
Saking besarnya dana yang diinvestasi, tidak berlebihan jika Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, ini adalah satu deal terbesar mungkin dalam sejarah Indonesia dalam waktu singkat di negara Timur Tengah yaitu United Emirates Arab.
“Ini belum pernah ada deal sebesar ini. Dan lebih dari pada itu saya melihat tadi waktu tete a tete dan makan malam rombongan Bapak Presiden dengan, apa namanya, Crowned Princes. Pertemuan betul-betul sangat cair sekal, dan Muhammad bin Zayed ini menghormati Presiden Jokowi sebagai Big Brother dia,” kata Luhut kepada wartawan dalam konperensi pers di Emirate Palace, Abu Dhabi, UEA, Minggu (12/1/2020) malam.
Sedangkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengemukakan, kepercayaan dari UEA itu muncul sejak bulan Juli atau tujuh bulan lalu, saat Pangeran Sheikh Mohammed Bin Zayed berkunjung di Indonesia, melakukan pertemuan yang sangat intensif dengan Presiden Jokowi.
Kemudian Presiden menunjuk Luhut sebagai contact person dari pihak Indonesia, sementara dari UEA ditunjuk satu menteri, melakukan komunikasi secara intensif. “Hasilnya dalam tujuh bulan, kita bisa menyelesaikan perjanjian-perjanjian yang tadi saya sebutkan (16 perjanjian),” terang Retno seraya menambahkan.
Jadi, lanjutnya, ini adalah kerja sama konkret yang dapat dilakukan dalam waktu singkat. “Saya yakin ini merupakan refleksi dari trust dunia terhadap Indonesia. Jadi, selain masalah investasi kita juga melakukan kerja sama lainnya,” sambungnya. (wt)