Heboh Kerajaan Agung Sejagat, Sang ‘Raja’ Pernah Prediksi Perang Dunia III akan Terjadi Tahun 2020
Sang ‘raja’ mengatakan, kerajaan berlokasi di Desa Pogung Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, kini tengah membangun keraton kekinian. Jumlah pengikut semakin banyak, sudah mencapai 425 orang, dan kerab melakukan kirab berkeliling kampung.
Terkait hal itu, mereka mengundang wartawan untuk datang ke sebuah bangunan yang disebut sebagai Ndalem Poh Agung, Minggu (13/1/2020). Bangunan yang dijadikan sebagai istana itu berada di Desa Pogung Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Raja Keraton Agung Sejagat, Totok Santosa Hadiningrat menyatakan Keraton Agung Sejagat merupakan induk dari seluruh kerajaan yang di dunia. Sehingga, Keraton Agung Sejagat katanya menjadi wadah terkait konflik yang ada di dunia saat ini.
Kita umumkan kepada dunia Keraton Agung Sejagat sebagai induk daripada seluruh kingdom state tribune colony atau republik yang ada di dunia ini menyatakan menjadi jondang (kotak) terhadap konflik yang terjadi di seluruh dunia," ujarnya.
"Dengan memperbaiki sistem kedaulatan, sistem bernegara, sistem ekonomi dan moneter secara global," tambahnya.
“Kami muncul menunaikan janji 500 tahun runtuhnya kerajaan Majapahit pada tahun 1518. Kami ada untuk mempersiapkan kedatangan Sri Maharatu Jawa untuk kembali ke tanah Jawa,” tegasnya mengutip liputan Kompas TV yang tayang Senin (13/1/2020).
Pernah Prediksi Perang Dunia IIITak hanya menggemparkan publik karena Kerajaan Agung Sejagat, Totok Santosa Hadiningrat alias Sinuhun pernah memprediksi bahwa Perang Dunia Ketiga alias Word War 3 akan terjadi pada 2020.
Prediksi itu terlihat pada unggahan pertama akun Instagram Totok, @hrhtoto. Foto tersebut ia unggah pada 18 Mei 2016. Tampak potret Totok dengan wajah mantan Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Foto tersebut juga dilengkapi tulisan "The Road to World War III" dengan angka 2020 yang besar di bawahnya. Totok juga menambahkan keterangan pada unggahan tersebut, yang berbunyi, "Great catastrophe in 2020", atau malapetaka hebat di 2020.
Sontak beragam komentar membanjiri unggahan pertama akun Totok itu. Sejumlah warganet terkejut, dan ada pula yang menganggapnya sebagai lelucon semata.
"Demi apa ini woy, kebetulan apa gimana," tulis seorang pengguna Instagram.
"Raja dari segala raja. Raja halu," timpal warganet lainnya.
Saat ini World War III tengah ramai diperbincangkan sejak Jenderal Qaseem Soleimani, pemimpin pasukan Elite Quds Iran sekaligus sosok heroik nan dihormati di Timur Tengah, tewas dibunuh AS melalui serangan udara atas perintah Presiden Donald Trump. Serangan itu dilepaskan di bandara internasional Baghdad, Irak pada Jumat (3/1/2020).
Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, keberadaan kerajaan tersebut harus diuji secara ilmu pengetahuan. "Syukur-syukur ada perguruan tinggi yang mendampingi. Baik juga untuk didiskusikan," kata Ganjar.
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk mengajak komunikasi pentolan KAS sehingga mengetahui tujuan dan maksudnya. "Kalau memang baik untuk masyarakat ya berarti baik. Tapi Pemerintah Daerah Purworejo harus memayungi langsung masyarakatnya, memberikan perlindungan, meminta klarifikasi sehingga bisa jadi jelas," tandasnya.
Ganjar tidak ingin keberadaan Pemimpin KAS Purworejo ini malah menjadi keresahan masyarakat yang mana organisasi ini belum diketahui secara jelas. (wt)