Tinjau Lebak dan Bogor, BNPB Beri DSP Penanganan Darurat
Pada kunjungan tersebut Doni Monardo menyerahkan bantuan dana siap pakai (DSP) sebesar Rp 350 juta kepada Korem 064/Maulana Yusuf yang digunakan untuk penanganan darurat. Penyerahan DSP disaksikan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Danrem setempat. Selain itu, pemda setempat mendapat bantuan dana dari kemenko PMK sejumlah Rp500 juta dan Kemensos Rp 611 juta.
Setelah melihat lokasi terdampak, Doni menyapa para penyintas yang masih bertahan di pos kesehatan yang terletak di Desa Banjar Irigasi, Lebak Gedong. Di sela-sela kunjungan, Doni menyampaikan apresiasi kepada petugas, TNI, Polri, Basarnas dan unsur Pemerintah Kabupaten Lebak yang telah melakukan upaya penanganan darurat.
"Sejak hari pertama mereka telah turun ke lapangan, memberikan bantuan pertama, pertolongan pertama kepada masyarakat terdampak," ujar Doni.
Banjir bandang dan longsor yang melanda Kampung Cigobang, Kecamatan Lebak Gedong ini mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Bencana tersebut terjadi pada Jumat (3/2/2020), pukul 16.30 WIB. Selain hujan intensitas tinggi, salah satu penyebab longsor adanya galian tambang milik Aneka Tambang yang tidak dikembalikan fungsinya.
Sambangi BogorDi hari sama, bersama Muhadjir Efendi, Doni Monardo menyambangi lokasi terdampak banjir dan longsor di Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Pada kunjungan ini, BNPB juga memberikan bantuan DSP sebesar Rp500 juta yang diserahkan secara simbolis oleh Menko PMK kepada Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan.
Menko PMK menyoroti kesehatan pengungsi, kebutuhan makan sehari-hari, dan tempat penampungan yang layak. Diharapkan semua kementerian/Lembaga dapat turun serta membantu korban bencana. “Tempat ini sasaran kedua hari ini setelah Kami mengunjungi Lebak Banten. Kerusakannya cukup berat dan semoga cepat bisa diatasi” kata Muhadjir Effendi.
Usai memberikan bantuan, rombongan meninjau lokasi terdampak dari udara sebelum kembali ke Halim Perdanakusumah, Jakarta. (wt)