BREAKING NEWS

Awal 2020, Jabodetabek Dikepung Banjir

JAKARTA - Awal tahun baru 2020 sebagian besar wilayah Jabodetabek dikepung banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak Selasa (31/12/2019).

Berdasarkan laporan peringatan dini prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya, wilayah Jabodetabek memang diperkirakan turun hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi pada penghujung tahun hingga awal tahun.

BMKG memprediksi, hujan lebat masih akan terjadi dari pagi hingga malam hari di wilayah Jabodetabek. Warga diharapkan untuk siaga dan bersiap-siap untuk menghadapi kemungkinan banjir. Selamatkan dokumen penting dan simpan di tempat aman, dapat juga discan dan disimpan di cloud. Pindahkan  barang-barang berharga ke tempat aman, siapkan baterai cadangan untuk siap-siap jika ada pemadaman listrik.

Di penghujung akhir tahun 2019, sebelumnya dilaporkan terjadi terjadi banjir di beberapa wilayah seperti Labuhan Batu - Sumut, Lahat - Sumsel, Bandung Barat - Jabar, Jalan Tol Cipali km 136 Indramayu – Jabar.

Berdasar data yang dikumpulkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dari berbagai sumber dinas terkait, sebaran wilayah dan rentetan periode kejadian banjir di Jabodetabek pada awal tahun baru 2020 meliputi:

Bekasi; Sejak pukul 03.00 hingga pukul 05.05, sejuah titik wilayah sudah tergenang. Rata-rata ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, sekira 50 cm. Bahkan ada wilayah mencapai ketinggian 1 meter. Dan sebagian besar hunian warga (rumah) sudah kemasukan air.

Misalnya di Perumahan Villa Jatirasa (Bekasi), air sudah masuk ke rumah warga. Juga di Jaka Kencana Blok A Bekasi, air masuk rumah sepaha orang dewasa. Yang cukup parah di Pangkalan 1A Btr Gebang Bekasi, ketinggian air sudah mencapai 1 meter.

Bogor; Sejak 04.25 WIB di Bumi Mutiara, RT.01 /38 Bogor, Lapangan Bulu Tangkis kembali longsor. Kondisi serupa juga terjadi di Bojongkulur - Bogor, Rumah ambruk di RT 01/09 Dusun III Desa Bojongkulur. Bangunan di pinggir tebing sekolah Alam bambu hitam longsor akibat hujan deras

Jakarta; Sejak pukul 06.00 WIB di kawasan Rumah Sakit TNI AL Dr Mintoharjo, Jl Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, banjir setinggi paha orang dewasa.

Di Perumahan Setneg Cempaka Putih, Jakarta Pusat, banjir terjadi pukul 05.00 WIB dengan ketinggian air 30 cm hingga 50 cm. Kampus Borobudur di Jalan Kalimalang, Jakarta Timur dengan ketinggian air diperkirakan mencapai hingga 40 cm. Perumahan warga di Kelurahan Gedong di Pasar Rebo, Jakarta Timur dengan ketinggian air diperkirakan mencapai 30-70 cm.

Air juga merendam perumahan warga di Kelapa Molek, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara. Kawasan Jalan Bambu Kuning Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat juga dilaporkan terjadi banjir dengan ketinggian air mencapai 50-60 cm. dan maih banyak titik lain di kawasan Jakarta Timur, Jakarta barat, yang juga terendam air.

Tangerang; Pada pukul 03.00 WIB, banjir terjadi di Perumahan Pulo Indah, Jalan Pulo Indah Permai, Cipindoh, Kota Tangerang, tinggi air mencapai mata kaki sampai sepinggang orang dewasa. Air masuk ke rumah-rumah dan mobil tenggelam.

Pintu Air Siaga 1

Sementara hujan deras semalam yang mengguyur wilayah Jabodetabek, menyebabkan kenaikan air permukaan di sungai dan juga banjir di beberapa tempat.

Pantauan tinggi muka air oleh BPBD DKI Jakarta pada 1 Januari 2020 pukul 05:40 WIB menunjukkan tinggi sebagai berikut.

Pintu air (PA) Karet (Banjir Kanal Barat) 190 cm (siaga 1); PA Jembatan Merah (Ciliwung) (siaga 1); PA Manggarai (Ciliwung) 925 cm (siaga 2); Pompa Air Kali Duri (Kalijodo) 291 cm (siaga 2); PA Marina Ancol (Laut) 190 cm (siaga 3); Pompa Pasar Ikan (Laut) 171 cm (siaga 3); PS Pesanggarahan (Pesanggrahan) 188 cm (siaga 3); PS Sunter Hulu (Sunter) 186 cm (siaga 3); PA Istiqlal (Ciliwung) 291 cm (siaga 3); PA Hek (Kali Baru Timur 180 cm (siaga 3); Bendung Katulampa (Hulu Ciliwung) 40 cm (normal).

BPBD DKI memberi peringatan dini agar warga di daerah aliran sungai waspada dan siaga. (wt)

Posting Komentar