Anies Soal Banjir, Pemprov Jakarta Bertanggung Jawab
Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyatakan Rabu (1/1/2020), "19.079 orang (yang mengungsi) ditangani sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta."
Data dari Pemerintah Provinsi Jakarta menyebutkan jumlah warga yang mengungsi di Jakarta Timur 9.248 orang, Jakarta Selatan 5.100 orang, Jakarta Barat 3.533 orang, Jakarta Utara 888 orang, dan Jakarta Pusat 310 orang.
Evakuasi warga yang tinggal di wilayah tergenang masih terus dilanjutkan oleh tim terpadu termasuk Palang Merah Indonesia.
Anies Baswesdan mengatakan, bahwa pemerintah provinsi mengambil sikap bertanggung jawab atas banjir yang melanda Jakarta.
"Kita hadapi dan kita selesaikan masalah yang ada sekarang ini dengan sebaiknya-baiknya ... semoga kita bisa menanggulangi banjir ini sesegera mungkin," kata Anies kepada para wartawan.
Ia juga meminta agar masyarakat mendapatkan informasi yang valid dan akurat soal banjir, namun ia tidak memerinci lebih jauh.
Selain itu, Anies melalui unggahan Instagram miliknya @aniesbaswedan, Rabu (1/1/2020) mengatakan, "Kami ambil sikap bertanggung-jawab, semua yang menjadi kebutuhan dasar keselamatan dalam kondisi banjir ini akan ditanggulangi. Seluruh jajaran pemprov DKI dalam posisi siaga dan bekerja di lapangan," Ia juga menyampaikan prioritas evakuasi untuk daerah DKI Jakarta di Kelurahan Cawang, Kelurahan Kayu Putih dan Kelurahan Cakung.
Sebelumnya, Anies Baswedan bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, memantau banjir menggunakan helikopter dari Monumen Nasional (Monas).
Rombongan ketiganya bergerak beriringan menuju Monas pada pukul 14.05 WIB dari kantor BNPB di Jalan Pramuka, Jakarta Timur.
Usai pemantauan, Doni Monardo mengatakan, curah hujan yang terjadi sepanjang malam sampai dini hari merupakan yang tertinggi dalam beberapa jam terakhir. Ia menyebutkan curah hujan tertinggi berada di daerah Halim mencapai 377 mm.
"Di daerah Halim curah hujan mencapai rekor tertinggi yaitu mencapai 377 mm," kata Doni di Monas.
Ia melanjutkan curah hujan di daerah sekitar TMII sekitar 350 mm. Lalu di sekitar Jati Asih 270 mm. Ia mengakui sebenarnya sudah ada koordinasi dan langkah kesiapsiagaan dari BPBD DKI Jakarta.
"Tetapi mulai tadi malam sampai dengan dini hari, curah hujan yang sangat lebat, mencapai lebih dari 300 mm, jadi ini merupakan suatu rekor curah hujan tinggi dalam beberapa jam terakhir," kata Doni. (wt)