Menpora Dr. Zainudin Amali menandatangani prasasti penggunaan perluasan Masjid Al Mujahidin, yang berada di samping gedung Golkar Jatim Jl Ahmad Yani Surabaya, Minggu (24/11/2019). Ikut menyaksikan Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak dan Takmir Masjid Siswanto.(foto/transparansi/eman)

SURABAYA – Sehari setelah menerima Satya lencana pengabdian Partai Golkar, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak,SH mendapat pujian dari Menpora Zainudin Amali atas kinerjanya sebagai Sekretaris DPD Golkar Jatim.

Pernyataan pujian Menpora itu disampaikan ketika meresmikan perluasan Masjid Al Mujahidin, yang berada di samping gedung Golkar Provnsi Jatim Jl. Ahmad Yani Surabaya, Minggu (24/11/2019).

“ Pak Sahat ini adalah orang baik. Sebagai sekretaris DPD Golkar Jawa Timur, beliau ini tidak pernak menghadap, tidak pernah melaporkan hal hal yang berat. Dia ini baru melapor kalau semua sudah beres. Dan yang dilaporkan selalu yang ringan dan selalu enak. Jadi yang berat berat diberesi sendiri,” tutur Menpora yang masih menjabat Plt Ketua Golkar Jawa Timur itu.

Menpora Puji Kinerja Sahat: Hanya Urusan yang Ringan ringan Saja yang Dilaporkan
Wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua P Simanjuntak,SH selaku penanggung jawab pembangunan sarana prasarana DPD Partai Golkar Jatim.

Zainudin Amali selain meresmikan perluasan masjid Al Mujahidin, juga meletakan batu pertama lanjutan pembangunan kantor Ormas pendiri partai Golkar yakni Soksi dan Kosgoro 1957 di lantai dua gedung Golkar Jatim. “Pak Sahat ini luar biasa semangatnya dan mampu menerjemahkan kemauan pemimpinnya,” katanya mengulangi lagi .

Selama saya Plt disini, isinya cuman beres. Jadi saya tinggal datang, lalu rapat. kata pak ZA, panggilan akrap dikalangan kader Golkar.

Menpora Puji Kinerja Sahat: Hanya Urusan yang Ringan ringan Saja yang Dilaporkan
Menpora Dr. Zainudin Amali dan Wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua P Simanjuntak,SH meletakan batu pertama renovasi kantor Soksi dan Kosgoro 1957, Minggu (24/11/2019). (foto/transparansi/eman)

Islamic Centre Mini

Perluasan Masjid Al Mujahidin dan renovasi kantor Soksi dan Kosgoro 1957 sebagaimana dilaporkan Sahat Tua Simanjuntak, sekretaris DPD Golkar Jatim, sepeserpun tidak ada dana yang bersumber dari APBD/APBN. Jadi ini murni swadaya Takmir Masjid dan 13 anggota DPRD Provinsi Jatim. Ini perlu kami laporkan agar undangan juga tau.

Yang kedua, perluasan Masjid ini nantinya tidak sampai disini saja. Jika nanti ada rezeki akan diteruskan dengan dua lantai yang bisa digunakan untuk kantor Takmir dan kegiatan semua kegiatan sosial kemasyarakatan termasuk kajian kajian islam. “Mimpi kami ada Islamic Centre mini disini,” ungkap Sahat. (min)