Jokowi mengingatkan, jangan sampai aturan E-Katalog LKPP mempersulit produk-produk dalam negeri sehingga betul-betul produk dalam negeri jadi tuan rumah di negara sendiri. “Kalau ada aturannya, ubah aturannya. Aturan yang membuat kita kok, ubah aturan, permudah aturannya, gampangkan aturannya,” ujarnya.
Sindir Impor Pacul
Sebelumnya, Jokowi menyindir urusan pacul/cangkul yang sampai impor ratusan ribu. Ia mempertanyakan, apakah (pacul) tidak bisa didesain industri UKM (Usaha Kecil Menengah). “Ini Pak Roni (Roni Dwi Susanto, Kepala LKP), juga Pak Menteri Bappenas tolong hal-hal seperti ini didesain. Strategi dalam kita mendesain berkembangnya industri-industri UKM yang ada di negara kita,” tegasnya.
Menurut Jokowi, itu baru satu barang. Barang yang lain masih ribuan.
“Enak banget itu, di negara yang dimana barang itu kita impor, enak banget itu. Kita ini masih defisit transaksi berjalan, kita ini masih defisit neraca perdagangan. Impor barang seperti itu yang sebetulnya kita sambil tidur aja bisa buat,” sindirnya seraya menambahkan, impor itu enak banget karena harganya pasti murah.
“Artinya, yang ngimpor untungnya lebih gede. Tapi di sini ruang untuk menciptakan lapangan pekerjaan jadi hilang,” katanya. Di antara yang hadir dalam acara itu Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan Kepala LKPP Roni Dwi Susanto. (wt)





