Sahat Simanjuntak Sesalkan Sikap Walikota Surabaya

Menpora kunjungi GBT, pintu Stadion malah digembok

Sahat Simanjuntak Sesalkan Sikap Walikota Surabaya
Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali (tengah) bersama Gubernur Jatim Khofifah dan Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak. (foto/transparansi/fed)

Kedatangan Pak Menteri ke Surabaya itu dalam rangka kunjungan demi kebaikan bersama. Kenapa kok gak mau membuka pintu Stadion. Saya sangat menyayangkan mentalitas seorang Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Ini tidak ada kaitan dengan persoalan politik. Kalau memang Walikota tidak bisa datang menemi dengan kesibukannya yang bertumpuk tumpuk, kan bisa menunjuk Kadispora Kota Surabaya.

Sahat mengatakan bahwa tidak ada yang namanya tidak ada pemberitahuan. Saya tau Kadispora Jatim Soepratomo sudah melakukan komunikasi komunikasi. Ini kunjungan Menteri yang berarti melaksanakan program program Pak Presiden.

Karena itu Sahat yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur meminta agar Walikota Surabaya Tri Rismaharini melakukan koordinasi ulang dengan Kementrian atas kegagalan hari ini. Kita harus tau azas pemerintahan yang baik itu adalah kerjasama antara kelembagaan mulai tingkat Provini, Kota/Kabupaten yang harus terbangun secara baik.

Menyinggung polemik di media menyusul statemen Gubernur Jatim tentang aroma sampah di sekitar Stadion GBT,ya faktanya seperti itu. Kalau memang bau sampah, ya bagaimana caranya supaya tidak bau. “ Saya ini 10 tahun anggota DPRD Jatim dari Dapil Surabaya, jadi ya tau disitu memang bau sampah.

Dan Pak Menteri datang ini kan dalam rangka memberikan kebaikan. Kenapa kok kita suudzon, kenapa tidak khusnudzon. tegas Sahat. (min)