Menurutnya, walaupun warisan genetik turut berpengaruh terhadap kecerdasan anak, namun kandungan gizi dari makanan yang dikonsumsi berpengaruh lebih besar. Untuk itulah, anak-anak harus didorong agar gemar mengonsumsi ikan sejak dini. Apalagi, kandungan omega 3 di dalam ikan turut berpengaruh dalam pembentukan Intelligence Quotient (IQ). Dapat membuat orang cerdas.
Presiden UCLG Aspac ini menilai, bahwa perkembangan kecerdasan ini sangat diperlukan. Mengingat di era globalisasi ini persaingan semakin ketat. Terlebih, pemerintah telah mencanangkan industri 4.0 yang menuntut kreativitas dari sumber daya manusianya.
“Jika kalian bisa sukses dan berhasil, maka kalian juga bisa membantu adik-adik kalian, keluarga kalian, bahkan juga tetangga kalian,” tuturnya.
Pada saat itu, dihadapan puluhan anak yang hadir, Risma juga memberikan beberapa pertanyaan. Bagi yang berani maju dan menjawab pertanyaan dengan benar, maka anak tersebut akan mendapat hadiah berupa buku plus tanda tangan wali kota perempuan pertama di Surabaya ini. Tak ayal, beberapa anak pun maju ke depan dan menjawab pertanyaan yang disampaikan Risma.
Aisumaki merupakan program LMI yang bertujuan untuk mencerdaskan anak bangsa melalui gizi, sekaligus menjadi program pemberdayaan usaha kuliner olahan ikan. Secara berkelanjutan, LMI terus berupaya menggalakkan penyuksesan kampanye agar masyarakat Indonesia gemar mengonsumsi ikan. (wt)





