Melalui pameran yang diikuti sekolah-sekolah berprestasi, ia mengharapkan, bisa memotivasi sekolah lainnya, agar tertantang untuk meraih prestasi. Menurutnya, Dinas Pendidikan memiliki database sekolah-sekolah berprestasi. Namun, dalam kegiatan pameran, disamping diikuti sekolah yang berprestasi, Dinas Pendidikan juga memberi ruang kepada lembaga pendidikan yang mengajukan diri , dengan catatan mengikuti seleksi terlebih dahulu oleh tim penyeleksi.
“Selain pameran, juga ada lomba melukis, mewarnai serta pelatihan-pelatihan untuk masyarakat umum di gedung Marah Putih. Jadi, pengunjung bisa ikut pelatihan setelah melihat-lihat dahulu, seperti pelatihan Fotografi, Vlog, Make Up, membatik dan lainnya,” sebutnya.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Surabaya, Edwin Darmogo menilai, bahwa kegiatan pameran ini sangat bagus. Pasalnya, yang terlibat tak hanya sekolah formal, namun juga non formal, mulai dari lembaga pendidikan yang menyelenggarakan ketrampilan Bahasa Inggris, kecantikan dan lainnya sesuai dengan bakat dan minat.
“Pameran kali ini lebih baik. Sekolah swasta selalu mengikuti kegiatan ini. Namun, tahun ini, pembagian pesertanya merata, untuk LKP, PKBM, sekolah swasta dan peserta lainnya,” terangnya.
Kegiatan pameran pendidikan menampilkan berbagai hasil karya terbaik sekolah. Di stan-stan sekolah, ditampilkan beragam hasil kerajinan, mulai pernik-pernik kerajinan tangan, busana, minuman dan prestasi yang pernah diraih. Pasca pembukaan, sejumlah stan dari berbagai sekolah ramai dikunjungi para siswa, guru dan masyarakat. (wt)





