Lima Lapangan dan Akses Jalan Menuju GBT Dibenahi

Lima Lapangan dan Akses Jalan Menuju GBT Dibenahi
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, standar internasional mengharuskan setiap venue memiliki lima lapangan latihan. Juga akses menuju stadion utama yang harus bisa dilalui bus pemain.

“Dengan demikian, nanti akan ada tiga akses jalan menuju GBT. Yakni, lewat Pakal, lewat jalan di bawah tol Surabaya-Gresik, dan dari jalan layang Pelindo yang tersambung ke JLLB,” kata Eri.

Kebutuhan lahan untuk akses jalan dari JLLB ke GBT, kata Eri, relatif lebih mudah karena hanya perlu membebaskan empat persil lahan. “Dari empat persil itu, satu milik warga sedangkan tiga lainnya milik investor. Investor nanti kita panggil apakah bisa jika lahan mereka kita jadikan fasum,” kata Eri.

Eri menambahkan, pengerjaan akses jalan dan lapangan latihan akan dilakukan secara paralel. “Karena APBD disahkan 10 November, maka lelang bisa langsung jalan. Januari akhir InsyaAllah sudah dikerjakan. Kami targetkan Oktober atau November tahun depan sudah rampung semua,” kata Eri.

Survei juga mendetailkan beberapa teknis pekerjaan. Termasuk penyiapan buffer zone yang akan menjadi benteng pepohonan antara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo dan GBT. Tujuannya, bau TPA yang menyengat bisa diredam oleh pepohonan.

Begitu juga tanaman peneduh di sekitar lapangan latihan. Eri Cahyadi yang juga Plt Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) meminta beberapa pohon tertentu ditanam di sekitar lapangan. “Biar para pemain dunia yang datang tidak terlalu kepanasan di Surabaya. Ini sudah menjadi instruksi Ibu Wali Kota,” tukasnya. (wt)