JAKARTA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, keberadaan pembangunan infrastruktur dapat menjadi daya pendukung bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia. Ditambah lagi dukungan sektor lain untuk mewujudkan Indonesia emas tahun 2045.
“Infrastruktur akan meningkatkan daya dukung ekonomi. Terlebih jika ditambah dengan sektor lain baik sumber daya manusia hingga sumber daya alamnya akan menghasilkan efek ekonomi yang sangat luar biasa,” ungkapnya saat memberikan pandangannya pada Launching Buku ‘Menuju Indonesia Emas’ karya Faisal Basri & Haris Munandar di Museum Nasional Indonesia, Jl. Medan Merdeka Barat No. 12 Jakarta, Senin (21/10).
Ia mengatakan, saat ini di sejumlah daerah memiliki ruas infrastruktur yang cukup baik. Khusus di Jatim. Berfungsinya sejumlah infrastruktur seperti Jalan Tol harus mampu dikoneksikan dengan kawasan industri yang nantinya akan berdampak pada terungkitnya pertumbuhan ekonomi yang ada.
Maka, cara yang akan dilakukan oleh Pemprov Jatim yakni mendorong dibukanya kawasan industri baru disekitar ruas-ruas exit tol. Dari 38 kabupaten/kota di Jatim terdapat 5 daerah penyumbang perekonomian tinggi antara lain Kota Surabaya, Kab. Gresik, Kab. Sidoarjo, Kab. Mojokerto dan Kab. Pasuruan.
Kondisi tersebut harus diimbangi oleh daerah lain di Jatim. Salah satunya dengan memanfaatkan exit tol di beberapa ruas untuk menawarkan kawasan industri baru seperti di kawasan Kab. Jombang atau Kab. Nganjuk.
“Infrastruktur Jalan tol yang telah terbangun saat ini akan memiliki impact atau dampak jika dipadukan dengan pengembangan kawasan industri. Ini kalau kita sudah bangun jalan konektornya dan bangun kawasan industrinya akan tercipta gerakan ekonomi yang baik,” tegasnya.
Dalam menuju Indonesia Emas dan meningkatkan produktivitas SDM, Wagub Emil menyebut Pemprov Jatim menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) intensif.





