“Di Jerman, dia akan menggelar pameran foto hasil karya 21 anak yang ikut workshop di Surabaya. Juga akan mendiskusikan pentingnya fotografi untuk menyalurkan aspirasi anak. Ada banyak cara menyampaikan aspirasi. Tidak harus dengan demonstrasi atau berdebat. Foto juga media yang powerful untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mempromosikan Indonesia ke dunia,” kata Arie, Sabtu (12/10/2019).
Bintang Aryananda sendiri mengaku sudah mempersiapkan semua hal tentang Surabaya yang akan disampaikan di forum perumus deklarasi pemuda dunia. “Saya ingin menyampaikan banyak hal tentang Surabaya, kondisi kota dan lingkungan di Kota Pahlawan,” kata Bintang.
Ia sendiri tak menyangka bisa menjadi wakil dari Surabaya yang berangkat ke Jerman. Kemampuan fotografi yang dimilikinya menjadi modal ketika dirinya ikut dalam Workshop Fotografi Urban Growing Up Surabaya.
Wahyu Wicahyadi, ayah Bintang mengatakan, anaknya akan berangkat ke Jerman siang ini. Bintang akan tinggal dan berkegiatan di Jerman selama 10 hari.
Bintang akan berangkat bersama anak lain yang juga mewakili Indonesia, pendamping dari Yayasan Sahabat Kapas, dan Arie Rukmantara Kepala Perwakilan UNICEF wilayah Jawa Bali.
Sementara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharisni dan Ahyani Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo akan menyusul ke Jerman untuk menjadi peserta Child-Friendly City Summit atau KTT Kota Ramah Anak pada 15 Oktober nanti. (wt)





