Progres Pembangunan Terminal Intermoda Joyoboyo Capai 93 Persen

Progres Pembangunan Terminal Intermoda Joyoboyo Capai 93 Persen
Progres pembangunan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) yang dimulai sejak Januari 2018 lalu, pengerjaannya telah mencapai 93 persen.

Untuk pengoperasiannya, lantai 1 akan ditempati bus kota dan pariwisata yaitu bus pengunjung KBS. Lantai 2 dan 3 untuk MPU/angkot dan Lantai 4 dan 5 untuk alih moda kendaraan.

Menurutnya, pengunjung KBS yang memanfaatkan fasilitas parkir di park and ride Joyoboyo, selanjutnya bisa berjalan kaki melewati zebra cross menuju ke pintu selatan KBS. “Sementara ini dari Joyoboyo ke KBS bisa jalan kaki. Ada zebra cross yang kita hubungkan dengan pintu selatan KBS,” kata Irvan.

Underpass

Sementara itu, ketika ditanya terkait dengan rencana pengerjaan underpass yang menghubungkan TIJ dengan KBS, Irvan menjelaskan, bahwa pembangunan itu direncanakan pada tahun depan. Nantinya pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Surabaya tahun 2020.

“Kita masih koordinasi dengan Bappeko (Badan Perencanaan Pembangunan Kota) Surabaya untuk penganggarannya. Estimasi kita anggarannya Rp20 miliar,” katanya.

Proyek underpass rencananya akan dibangun dengan dua basement. Jalur pejalan kaki akan berada di basement bawah dengan kedalaman total sepuluh meter. Tak hanya itu, selain dibangun sebagai jalur pejalan kaki, underpass tersebut juga bakal berfungsi untuk menggerakkan ekonomi warga setempat. Nantinya, kata Irvan, di sebelah kanan dan kiri jalur underpass akan menjadi lokasi bagi para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) atau pedagang lokal untuk berjualan.

Saat ini telah ditentukan posisi titik masuk dan keluar untuk jalur underpass tersebut. Pintu masuk underpass berada di dekat Polsek Wonokromo, sedangkan pintu keluar berada di dekat pintu masuk sisi selatan KBS. (wt)