Kediri  

Kampung IVA Dan Satgas Cantik Untuk Tekan Jumlah Penderita Kanker Serviks 

Kampung IVA Dan Satgas Cantik Untuk Tekan Jumlah Penderita Kanker Serviks 
Foto : Launching kampung IVA dan pengukuhan Satgas Cantik saat berlangsung di Balai Pertemuan Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Dr. Fauzan Adima mengatakan, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri masih kurang dan keterlibatan Satgas juga perlu ditingkatkan.

IVA penting karena berdasarkan riset Kementerian Kesehatan atau dunia, kanker mulut rahim atau kanker serviks merupakan pembunuh nomor dua bagi wanita setelah kanker payudara. Oleh karena itu, dua organ ini harus dijaga dan diperiksakan dengan CERDIK yaitu Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rutin berolah raga, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres. Pemeriksaan IVA sangat penting karena bisa mencegah dengan teknik sederhana yaitu dengan pemberian asam asetat,” ujarnya.

Untuk diketahui, program IVA atau Inspeksi Visual Asam Asetat, sudah dimulai sejak tahun 2018 dan yang menjadi pilot project Kelurahan Campurejo. hingga 2021 nanti. Program ini, akan dilanjutkan di tiga kelurahan yang ada di Kota Kediri, ke depannya. Dan, pemeriksaan IVA akan dilakukan secara mobile di spot-spot yang sudah dipersiapkan.

Dalam acara launching kampung IVA tersebut, juga dikukuhkan Satgas Cantik yang diharapkan dapat ikut mensukseskan untuk menggerakkan masyarakat, agar bersama-sama deteksi dini lewat IVA, hingga kasus kanker serviks bisa ditekan. Satgas cantik sendiri terdiri dari petugas kelurahan, petugas kecamatan, kader PKK, petugas puskesmas dan institusi pendidikan.

Lalu, seminar akan kesehatan terkait kanker serviks dengan narasumber Dr. Bram Mustiko Utomo, SpOG dari RSU Daha Husada Kota Kediri, juga dihadirkan. (bud)