ADA misi khusus dalam pertemuan Plt Ketua DPD l Partai Golkar Jawa Timur Zainudin Amali dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor pada Senin (1/7/2019). Apa itu ?
Tak lain menyampaikan pesan bahwa Golkar Jawa Timur melalui Fraksi Partai Golkar di DPRD Provinsi Jawa Timur, Fraksi Golkar DPRD Kabupaten/Kota se Jawa Timur siap mengawal program program pemerintah di daerah daerah.
“Kami silaturrahim ke Presiden Jokowi memang tidak sendirian melainkan bersama sama dengan Ketua Umum Airlangga Hartarto, Sekjen DPP Golkar, beberapa wakil Ketua dan 34 Ketua DPD l se Indonesia,” tutur Zainudin Amali kepada wartatransparansi.com melalui teleponnya, Senin malam.
Politikus senior ini dikalangan anggota DPR RI sangat populer. Bukan saja soal kemampuan komunikasi politiknya hingga membawa karier terus meroket. Dia termasuk anggota DPR RI paling sering pindah dari komisi ke komisi lainya.
Tercatat, masuk gedung DPR RI sejak 2004. Kala itu mewakili Provinsi Gorontalo. Lalu pindah Dapil Jawa Timur pada Pileg 2009 hingga sekarang. Terakhir, berangkat dari Jatim XI (Madura). Di Dapil Madura, dia sudah kali kedua tepilih, 2014-2019 dan 2019-2024.
“Kami ucapan selamat langsung kepada Pak Jokowi. Selanjutnya Golkar Jatim khususnya yang ada di DPRD Provinsi, DPRD Kab / Kota akan mengawal setiap program pembangunan yang diluncurkan oleh Presiden ke daerah daerah,” kata Zainudin Amali.
Saat ini, Zainudin Amali, mendapat tugas sebagai Ketua Komisi ll DPR RI yang membidangi masalah pemerintahan dalam negeri dan otonomi daerah, aparatur dan reformasi birokrasi, kepemiluan, pertahanan dan reforma agraria.
Dibawah kepemimpinannya Zainudin Amali, Golkar Jawa Timur kini juga makin dinamis. Banyak terobosan dilakukan. Proses konsolidasi organisasi terus bergerak. Bahkan Golkar Jawa Timur menjadi partai pengusung pertama Cagub Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. “Oh kalau itu keputusan DPP meski usulannya juga dari Jawa Timur,” ujarnya.
Menenjelang Pilpres. Zainudin Amali bersama Sekretaris DPD l Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak, dan pengurus lainya getol menyosialisasikan proggram pemerintah ke semua DPD ll se Jawa Timur.
Kader partai harus bisa menjelaskan program dan keberhasilan Presiden Jokowi kepada masyarakat. Itu karena Golkar sudah memutuskan mengusung Jokowi, sesuai hasil Munas Bali.
Namun tidak hanya program Presiden Jokowi saja, semua kader partai di daerah harus memahami betul program Bupati/Walikota. Kader Golkar tidak boleh berseberangan dengan program Bupati/Walikota. jelasnya (min)