KEDIRI – Calon Legeslatif DPR RI Dapil VI,Eva Kusuma Sundari, mengunjungi dan mengajak diskusi Relawan KB di 3 Kecamatan, meliputi, Kecamatan Ngancar, Wates dan Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Saat acara berlangsung, para peserta yang jumlahnya berkisar 150 orang, begitu bersemangat menyanyikan lagu Tanah Pusaka di awal acara berlangsung.
Untuk tema yang diangkat dalam acara itu, “Generasi Emas Untuk Memastikan Bonus Demografi Dapat dinikmati Indonesia, Hingga Ramalan Bahwa Indonesia Akan Menjadi Perekonomian Terbesar Ke 5 Di dunia Pada 2045 Bisa Diwujudkan”
“ Acara yang berlangsung, Sabtu (23/2/2019), lalu, guna mewujudkan pengendalian penduduk yang diperlukan,agar kita bisa memaksimalkan kualitas SDM sehingga produktif dan kompetitif, untuk mewujudkan keadilan sosial sebagaimana amanat Sila 5 Pancasila,” kata Eva Sundari, Senin (25/2/2019), saat menghadiri acara Bank Indonesia, di Tulungagung.
Menurutnya, Sila ke 2 Pancasila juga dikupas sebagai perwujudan sila untuk memperjuangkan kesetaraan antar WNI lepas dari Sara dan gender. Tetapi, tentu saja untuk kepentingan bersama dan kepentingan bangsa.
“Sukarno memperkenalkan konsep Ibu Bangsa sebagai sosok perempuan tiang bangsa yang kapasitasnya multi tasking di peran domestik sekaligus publik,” tukasnya.
Sementara, Neno Nestira, tokoh muda wilayah Kabupaten Kediri, sangat merespon diskusi tersebut.
” Materi ini penting bagi para perempuan muda supaya pemahaman Ideologi sesuai konteks dan kebutuhan mereka. Bukan melulu dari perspektif sejarah” ujarnya, saat ikut hadir dalam acara tersebut
” Dan, pada kesempatan diskusi, Eva Kusuma Sundari juga mengkaitkannya dengan isi Pidato dari Bung Karno tanggal 1 Juni 1945, terutama terkait dengan konsep Negara Bangsa dan Negara Berdasar Hukum” imbuhnya.
Sekedar diketahui, bukan hanya membahas konsep Negara Bangsa dan Negara Berdasar Hukum, para Relawan KB yang kesemuanya Ibu-Ibu, juga banyak mendiskusikan kekhawatiran mereka tentang wabah DB dan narkoba di lingkungan mereka.
Dan, para ibu mengakui, bahwa mereka sebenarnya Relawan yang bergerak diberbagai bidang selain KB. Diantaranya, Posyandu, Kesehatan, Jumantik dan PKK. (bud)





