Kamis, 18 April 2024
31 C
Surabaya
More
    Jawa TimurLamonganSego Muduk, Makanan Khas Lamongan

    Sego Muduk, Makanan Khas Lamongan

    Lamongan – Kuliner khas Lamongan yang dikenal masyarakat selama ini hanyalah Soto Lamongan, Pecel Lele dan Nasi Boranan. Namun rupanya ada kuliner dari Pantura yang belum banyak dikenal, yakni Sego Muduk khas daerah Sendhang Dhuwur Kecamatan Paciran.

    Makanan khas ini sekaligus sukses meraih juara kedua, saat ditampilkan dalam Festiival Makanan Khas Daerah se-Bakorwil Bojonegoro dalam memperingati Hari Jadi Propinsi Jawa Timur ke-73, di Pendopo Lokatantra Lamongan, Rabu (28/11/2018).

    Sego munduk merupakan makanan yang nasinya diolah dengan berbagai macam rempah sehingga rasanya gurih. Sementara lauknya sangat khas pantura, berbagai olahan seafood. Mulai dari ikan tongkol, oseng peda, pepes pindang, dan cumi hitam. Penyajiannya didampingi dengan urap latoh dan sambal muduk.

    Sajian Sego muduk makanan khas Lamongan yang jarang diketahui masyarakat namun mempunyai cita rasa khas pantura
    Sajian Sego muduk makanan khas Lamongan yang jarang diketahui masyarakat namun mempunyai cita rasa khas pantura

    Wakil Ketua TP PKK Propinsi Jawa Timur Garjati Heru Cahyono mengungkapkan festival itu digelar sebagai upaya memotivasi masyarakat untuk tidak gemar makanan instan. Namun makanan yang sehat, berimbang, aman dan halal.

    “Saat ini perubahan gaya hidup berjalan sangat cepat dan tanpa batas bahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan banyak yang menginginkan dengan cara yang instan. Oleh karena itu perlu diadakan acara semacam ini,” ujarnya.

    Bupati Fadeli sebagai tuan rumah juga menyambut baik gelaran festival tersebut. Menurutnya ini akan menjadi ajang promosi wisata kuliner bagi tiap daerah.

    “Acara semacam ini kalau bisa sering digelar. Masyarakat akan banyak melakukan inovasi-inovasi makanan khas daerah, “ kata dia.

    Dia menaruh harapan besar, festival makanan khas daerah bisa menggali potensi wisata kuliner dan pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. (rin/bis).

    Editor : Nakula

    Redaktur : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan