Sabtu, 13 April 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaTerima Kasih Untukmu Guru

    Terima Kasih Untukmu Guru

    Surabaya– Apresiasi Guru ‘Tatag, Teteg, Tutug’ tahun 2018 untuk memperingati HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional ke-25, berlangsung di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Minggu (25/11/2018). Lebih dari 25 ribu guru, mulai jenjang TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs se-Kota Pahlawan memadati stadion legendaris tersebut.

    • Kehadiran Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, disambut dengan Senam Tongkat yang dibawakan 1.500 guru dari Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI) Surabaya. Kemudian disusul Line Terima Kasih Untukmu GuruDance: Surabaya-Surabaya, Semanggi Suroboyo, dan Meraih Bintang yang dibawakan 2.500 guru TK, SD, serta SMP.

     

    Mengawali sambutan, Wali Kota Risma mengucapkan terima kasih kepada guru-guru Surabaya yang telah banyak memberikan sumbangsih kepada dunia pendidikan di Kota Pahlawan.

    Baca juga :  Usai Shalat Id di Taman Surya Wali Kota Eri Langsung Open House di Rumah Dinas

    “Atas nama pemerintah dan rakyat, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru. Selamat Hari Guru Nasional ke-25 dan HUT ke-73 PGRI,” kata Risma dalam sambutannya.

    Menurutnya, telah banyak prestasi yang diraih anak-anak Surabaya karena guru. Apalagi, anak-anak bangsa inilah yang meneruskan perjuangan di masa depan nantinya. Risma mengaku bangga kepada para guru, karena anak-anak Surabaya relatif bisa dikendalikan. “Kenakalan remaja turun dan prestasi anak-anak juga meningkat,” ungkapnya.

    Risma pun meminta guru untuk melanjutkan kerja keras yang sudah dilakukan. Harapannya, anak-anak Surabaya mampu mengibarkan bendera Indonesia di tengah-tengah bendera dunia. “Saya yakin Anda bisa menghantarkan anak-anak kita sukses. Lanjutkan kerja keras kita,” tuturnya.

    Baca juga :  Tokoh Lintas Elemen Halal Bi Halal ke Kediaman Ketum PP Muslimat NU Khofifah

    Kerja keras, kata Risma, menjadi bekal anak-anak Surabaya untuk meraih masa depan. Tidak dengan cara instan seperti mengerpek atau berbuat tidak jujur untuk meraih sesuatu. Modal kerja keras itu membuat anak-anak bisa dihormati di seluruh Indonesia maupun dunia.

    “Mari kita kerja keras semua. Dengan begitu, kita bjsa berprestasi bukan hanya tingkat Surabaya dan Indonesia, melainkan bisa berprestasi di tingkat dunia. Membawa bendera Indonesia di tengah bendera dunia dan melanjutkan kejayaan Indonesia,” tegasnya.

    Usai sambutan, Risma disuguhi pertunjukan Operet berjudul Terima Kasih Guru. Operet ini merupakan kolaborasi siswa SD, SMP, dan para guru. Total ada 260 orang yang terlibat dalam operet. Tidak hanya itu, Risma juga sempat betswafoto bersama para guru.

    Baca juga :  Open Hause Khofifah Ajang Pererat Silaturahmi dan Kuatkan Hablumminannas

    Kepala Dispendik Surabaya Ikhsan menambahkan, selain banyak siswa yang berprestasi, banyak juga guru Surabaya yang berprestasi di tingkat kota, provinsi, nasional, maupun internasional.

    “Sebagaimana pesan Bu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang sering disampaikan, rasa puas bisa membuat kita terlena dan berhenti berpikir dan belajar. Jadi, jangan berpuas diri,” tukasnya. (wt)

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan