Akibat penganiayaan itu, lanjutnya, Oryza masih harus menjalani perawatan di rumah sakit. Meski kondisinya telah membaik, Oryza masih kesulitan untuk berjalan kaki karena sakit pada pinggul kiri dan kaki kanannya akibat tendangan para pelaku.
“Untuk berjalan masih kesakitan. Untuk memastikan kadar cidera yang diderita telah dilakukan pemeriksaan medis yang lebih detail siang tadi. Kami masih menunggu hasilnya. Semoga tidak ada cidera yang serius dan kita doakan semoga Mas Oryza segera sembuh,” katanya.
Pada bagian lain, Ainur Rohim mengatakan, manajemen beritajatim.com menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, seperti PWI, AJI, IJTI, AMSI, SMSI, dan komunitas lainnya yang memberikan dukungan moral kepada Oryza dalam menghadapi masalah ini.
Dukungan moral lewat aksi keprihatinan yang terjadi di berbagai kota, Lanjut Ainur, sangat bermakna bagi yang bersangkutan, beritajatim.com, dan masyarakat pers secara umum agar tetap konsisten menjalankan profesinya sesuai UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan peraturan perundang-undangan lainnya.
Lucky Lokononto menambahkan, Oryza adalah wartawan senior di beritajatim.com yang telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Kelas Utama dan sering mendapatkan penghargaan di berbagai lomba karya tulis, baik di level Jawa Timur dan nasional.
Oryza pernah menjadi juara I lomba karya jurnalistik Prapanca yang digelar PWI Jatim, juara di lomba karya jurnalistik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, penulis sejumlah buku, termasuk buku Pesta Bola Russia 2018. (min)





