Gresik  

Arus Mudik Mulai Meningkat, PMI Jatim Siagakan Relawan di Pos Terpadu

Arus Mudik Mulai Meningkat, PMI Jatim Siagakan Relawan di Pos Terpadu
Tim monitoring PMI Jatim di pimpin Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Turmudzi (putih kanan) mengunjungi Pos Terpadu di Pelabuhan Penyeberangan Gresik, Senin (16/3/2026)

GRESIK, WartaTransparansi.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur menyiagakan puluhan relawan untuk membantu pelayanan masyarakat melalui Pos Terpadu bersama unsur lain, seperti kepolisian, Dinas Perhubungan, BPBD, dan Dinas Kesehatan.

Relawan PMI yang bertugas telah memiliki keahlian khusus di bidang pertolongan pertama dan penanganan korban. Mereka juga didukung satu unit ambulans guna menunjang operasional di lapangan.

Selain itu, PMI Jawa Timur juga menurunkan jajaran pengurus untuk melakukan monitoring yang terbagi dalam tiga kelompok. Pada Senin (16/3/2026), kloter pertama melakukan kunjungan di Bangkalan, Gresik, dan Sidoarjo.

Pantauan media ini, di Pelabuhan Penumpang Gresik, yang menjadi jalur penyeberangan menuju Pulau Bawean dan sebaliknya, PMI Gresik membagi relawan dalam dua shift setiap hari, yakni pagi dan sore. Setiap shift terdiri dari dua petugas, dengan total 28 relawan yang dijadwalkan bertugas mulai 15 hingga 31 Maret 2026.

Salah satu petugas, Ahmad Zubaidi Firdaus, menyatakan bahwa timnya telah mulai bertugas sejak Minggu lalu dan akan terus siaga hingga akhir Maret sesuai arahan Dinas Kesehatan Gresik.

Ia menjelaskan, relawan telah melakukan evakuasi terhadap dua orang lanjut usia (lansia), yakni dari rumah menuju kapal rute Surabaya–Bawean, serta dari kapal yang datang dari Pulau Bawean untuk dirujuk ke RS Ibnu Sina Gresik.

Untuk memastikan kesehatan penumpang, seluruh pengguna jasa di ruang tunggu pelabuhan diwajibkan melewati alat deteksi suhu tubuh otomatis “Health Quarantine Check” yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Gresik.

Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi PMI Jawa Timur, Turmudzi, menyatakan bahwa arus pemudik di Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean masih tergolong landai.

“Berdasarkan informasi dari petugas pelabuhan dan kepolisian, arus penumpang saat ini baru mencapai sekitar 80 persen. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu (18/3/2026),” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, ASDP akan menambah satu armada kapal. Secara umum, situasi di lapangan masih terpantau aman dan kondusif. Namun, relawan PMI diimbau tetap siaga penuh dan responsif dalam melakukan tindakan cepat.

Turmudzi juga menambahkan, seluruh PMI kabupaten/kota di Jawa Timur turut menurunkan relawannya untuk bergabung dalam Posko Terpadu di masing-masing daerah, dengan teknis pelaksanaan diatur oleh wilayah setempat.

Sementara itu, jadwal keberangkatan kapal penumpang pada pagi hari berlangsung sekitar pukul 06.00 dan 07.00 WIB dengan dua armada yang melayani rute Gresik–Bawean. Adapun kapal dari Bawean tiba di Gresik sekitar pukul 16.00 WIB.

Menurut petugas pelabuhan, volume penumpang saat ini masih berada di kisaran 80 persen. Mulai 18 Maret 2026, akan dilakukan penambahan satu kapal guna mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang. (min)